Connect With Us

Suporter Persita Tewas Tenggelam

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 2 November 2010 | 08:33

Tenggelam (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANGNEWS-Seorang supporter tim sepak bola Persita ditemukan tewas mengambang di kali Cisadane, tepatnya dibelakang Rumah Sakit Islam Sari Asih, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Senin(01/11) pagi.
 
Korban adalah Dedi, 14, warga Kelurahan Kedaung Wetan, RT 04/04, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Korban di duga tewas akibat tawuran antar supporter ketika akan menyaksikan pertandingan Persita Tangerang melawan Persitara Jakarta Utara, Sabtu (30/10).

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi saat korban akan pergi menyaksikan pertandingan Persita di Stadion Benteng, Kota Tangerang bersama rekan-rekannya. Ketika itu robongan Persita melintas di jembatan Cisadane di Jl Aipda Karel Sasuit Tubun, lalu bertemu dengan supporter Persitara.
Entah apa penyebabnya, ke dua supporter itu pun saling serang dengan batu dan kayu. Namun karena kalah jumlah, rombongan persita akhirnya lari menyelamatkan diri sambil bedesak-desakan. Saat itulah, korban terdorong hingga tercebur ke sungai.

Jasad korban ditemukan dua hari kemudian pada pukul 07.00 WIB, tersangkut di pinggir Kali Cisadane, tepat di belakang RS Islam Sari Asih. Kemudian korban dibawa ke RSUD Tangerang.
 
Jenazah korban diambil dari RSUD Tangerang oleh keluarga pada siang harinya. Menurut Paman korban, Erwin, Ia mendapat kabar tewasnya Dedi pada pagi Senin pukul 06.00 WIB dari Polsek Neglasari. Setelah jenazahnya diperiksa, ia mersa yakin kalau jenazah tersebut adalah keponakannya. “Saya mengenalinya dari tanda lahir di telinga kanannya,” ungkap Erwin ketika di RSUD Tangerang.

Ia mengatakan, pada Sabtu lalu, Dedi pamit sekitar pukul 15.00 WIB untuk menonton pertandingan Persita. Namun, hingga malam hari tidak kembali. Ia langsung melaporkannya ke Polsek Neglasari. Kabar tewasnya Dedi pun langsung membuatnya shock. Rencananya, Dedi akan dimakamkan di TPU yang berada 50 meter dari rumahnya di Kampung Kedaung Wetan.
#Persita Tangerang

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill