Connect With Us

1.000 Posyandu Wujud Komitmen Pemkot Tangerang

| Kamis, 11 November 2010 | 17:54

Wali Kota Tangerang Wahidin Halim dan Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (tangerangnews / Foto : dens)

 
TANGERANGNEWS-Komitmen Pemkot Tangerang dalam memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pembangunan sektor kesehatan diwujudkan oleh Wali Kota  Wahidin Halim dengan membuat terobosan berupa program pembangunan 1.000 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).
 
Pembangunan program 1.000 Poyandu ini dimulai sejak tahun 2009 lalu. Untuk tahun anggaran 2009, Posyandu yang dibangun sebanyak 92 unit dengan dana PBD senilai Rp 17 miliar.
 
Pada tahun anggaran 2010, sebanyak 37 unit posyandu dibangun dengan dana Rp 7 miliar. Sedangkan untuk tahun 2011 mendatang, telah dianggarkan dana sebanyak Rp 22 miliar untuk membangun 100 Posyandu.
 
Menurut Sekertaris Dinas Tata Kota Kota Tangerang, ada dua tipe pembangunan Posyandu yang dikembangakan Pemkot Tangerang, yakni Posyandu tipe A dan tipe B.
 
Untuk tipe A memiliki ukuran lahan 6x10 m2 dan tipe B lahannya 10x6 m2.
 
“Pembangunan satu unit gedung Posyandu menelan dana sekitar Rp 150 juta lengkap dengan sarana dan prasarananya. Posyandu ini nantinya dilengkapi sejumlah fasilitas seperti meja 6 buah, 20 kursi lipat, 5 kursi tunggu, 1 tempat tidur pasien, 2 lemari arsip, 1 timbangan Balita, 1 penopang  timbangan, 1 keranjang timbangan dan timbangan injak,” katanya.
 
Sementara itu, Sekertaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Wibisono mengatkan, pembangunan Posyandu yang tersebar di setiap RW tersebut, dimaksudkan untuk memberikan layanan kesehatan yang murah, mudah dijangkau dan berkualitas kepada masyarakat. Terutama mereka yang berasal dari kalangan tidak mampu.
 
“Dengan adanya Posyandu, ibu hamil atau yang punya balita bisa memanfaatkan layananan kesehatan,” ungkapnya, Kamis (11/11).
 
Di Posyandu tersebut juga ditempatkan tenaga medis satu orang dokter, satu orang bidan dan 10 orang kader Posyandu. Sedangkan kegiatan yang dilakukan di Posyandu terpadu tersebut, diantaranya pemeriksaan kesehatan, imunisasi, pemberian gizi tambahan, penyuluhan kesehatan, pemeriksaan ibu hamil, penimbangan balita, pendidikan anak usia dini (PAUD), pemeriksaan lansia serta senam lansia.
 
 “Mereka yang ditempatkan sepenuhnya siap memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat yang datang ke Posyandu,” ujar Wibisono.(advetorial)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

SPORT
Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:20

Tim Nasional (Timnas) sepak bola Saint Kitts and Nevis tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Senin, 23 Maret 2026 untuk menghadapi Skuad Indonesia dalam turnamen FIFA Series 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill