Connect With Us

Puncak Hari AIDS Sedunia, Dinkes Gelar Round Table Disscussion 

Advertorial | Rabu, 1 Desember 2021 | 17:51

Para narasumber memaparkan materi pada kegiatan Round Table Discussion yang digelar Dinas Kesehatan Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebagai rangkaian kegiatan acara Hari AIDS Sedunia 2021. Pemkot Tangerang melalui Dinas Kesehatan, Kota Tangerang menggelar puncak acara, dengan kegiatan Round Table Discussion, dengan mengusung tema ‘Akhiri AIDS, Cegah HIV, Akses untuk Semua’, di Aula Gedung Dinkes, Rabu (1/12/12). 

Dalam Round Table Discussion, Dinkes menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten dibidangnya. Mulai dari, dr Budi Suhendar IDI Provisni Banten, dr Dhika Prabu Wakil Ketua POGI Cabang Banten, dan Nurhasanah selaku psychologi. Dinkes pun menghadirkan Hages Budiman sebagai survivor HIV. 

Kepala Dinas Kesehatan, dr Dini Anggraeni mengungkapkan puncak Hari AIDS Sedunia ini juga diikuti ratusan peserta secara online, mulai dari jajaran puskesmas, rumah sakit, PKK, FKTS, dan stakeholder lainnya. 

“Selain diskusi bersama, di Hari AIDS Sedunia ini Dinkes berharap dapat membangun kebersamaan semua stakeholder di Kota Tangerang, untuk bekerjasama dalam penanganan kasus HIV AIDS di Kota Tangerang saat ini,” ungkap dr Dini, disela-sela acara. 

Ia pun menjelaskan, sebelumnya Dinas Kesehatan juga telah menggelar Kolaborun. Mulai dari virtual run lima kilometer, virtual walk lima kilometer dan fun bike 20 kilometer. Selain itu, juga menggelar lomba jajan challenge, Instagram video, foto menarik dengan landmark Kota Tangerang, kostum terunik hingga share and win challenge. 

“Selain untuk menyuarakan masih adanya kasus HIV AIDS dan mengajak sama-sama menanganani kasus ini. Lewat Hari AIDS Sedunia, Dinkes juga ingin membangun kebersamaan dan geliat pola hidup sehat lewat virtual challenge yang digelar,” jelas dr Dini. 

Sementara itu, dr Dhika Prabu, salah seorang pembicara mengungkapkan jika salah satu pasangan suami istri terdiagnosa mengidap HIV. Hal itu bisa ditangani, untuk suami istri tersebut tetap bisa menjalani program hamil, tanpa memberikan risiko kepasangan atau anak yang nantinya akan dikandung dan dilahirkan. 

“Banyak dokter di Indonesia yang luar biasa sukses menghasilkan anak sehat dari pasangan HIV AIDS. Jadi, program hamil tetap bisa dilaksanakan, tentu pasien harus mengikuti aturan dan kiat-kiat yang diintruksikan oleh dokternya,” katanya.(ADV)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

BANTEN
Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:04

Berbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

KOTA TANGERANG
Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Jumat, 24 Juli 2026 | 09:41

Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill