Connect With Us

Alfa Mart Dirampok, Rp258 Juta Amblas

| Jumat, 17 April 2009 | 16:45

TANGERANGNEWS-Komplotan perampok melakukan aksinya di Alfa Mart, Jalan Ahmad Dahlan RT02/10 di Gondrong Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang Jumat (17/04) sekitar pukul 03.30 WIB. Dalam aksinya para pelaku berhasil membawa uang tunai sekitar Rp258 juta. Manajer Toko Alfa Mart Ahmad Dahlan Abdul Rahman mengatakan, peristiwa itu baru diketahui oleh Kepala Toko yang bernama Aris. Kepala toko itu baru mengetahui perstiwa itu sekitar pukul 06.30 WIB. “Saat masuk ke toko, dirinya terkejut melihat brangkas toko dan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) bank central asia (BCA) di dalam toko itu sudah berantakan. Ditambah dirinya melihat ada tiga orang pramuniaganya yang terikat, mulutnya disumpal lakban berwarna hitam,” kata Abdul Rahman saat menyaksikan olah tempak kejadian perkara kepada tangerangnews.com. Dia menjelaskan, di mini market itu seluruh pekerjanya berjumlah empat orang termasuk kepala toko. Ketiga orang pramuniaga yang diikat para pelaku itu, yakni Andi,20, Amin Nudin,21, dan Adityo,19, sehari-hari memang menginap di toko itu dan semuanya warga Tangerang. Setelah berhasil melumpuhkan ketiga karyawan toko tersebut, para kawanan perampok itu segera menutup kamera closed circuit television (CCTV) yang ada di dalam toko dengan menggunakan lakban hitam. Berdasarkan informasi warga sekitar, para pelaku diperkirakan menggunakan kendaraan roda empat dengan jumlah pelaku lebih dari tiga orang. Selain itu para pelaku juga diduga sudah mempersiapkan dengan matang akan melakukan perampokan karena mereka telah membawa sendiri peralatan untuk menaklukan ketiga pramuniaga yang ada di toko itu. “Sebab kita menjual lakban berwarna hitam dalam ukuran sebesar itu,” ungkapnya. Dia juga mengatakan, mini market itu memang tidak pernah dijaga oleh petugas keamanan meskipun di dalamnya ada mesin anjungan tunai mandiri (ATM).Namun, pihak Alfa Mart telah menitipkan toko itu kepada seorang warga dibelakang Alfa Mart tersebut. “Tetapi warga itu hanya memeriksa sampai pukul 03.00 WIB saja,” ucapnya. Rahman mengatakan, selain pintu gembok dijebol brangkas kasir berisi uang tunai Rp8 juta dan brangkas uang yang ada di ATM BCA sebesar Rp250 juta berhasil dijebol pelaku dan membawa uang tunau dengan total sebesar Rp285 juta. Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Hamidin menyatakan, saat ini pihaknya sedang memeriksa para korban yang ada didalam toko tersebut termuasuk kepada tokonya. Dan dari hasil olah TKP petugas tidak menemukan kunci dan gembok yang biasanya berada rolling door. Pihak kepolisian juga tidak menemukan adanya kerusakan pada pintu dalam toko. “Kasus ini masih dalam penyelidikan kami. Dalam peristiwa ini juga kami belum dmengetahui apakah para pelaku menggunakan mobil atau roda dua, karena dalam waktu yang bersamaan dalam jarak 50 meter dari TKP ada warga yang kehilangan mobil,” tandasnya.(den)
PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

KAB. TANGERANG
Tingkat Partisipasi Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Tangerang Tertinggi di Indonesia

Tingkat Partisipasi Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Tangerang Tertinggi di Indonesia

Jumat, 6 Februari 2026 | 15:58

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyebut, Kabupaten Tangerang menjadi daerah dengan jumlah capaian masyarakat yang mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tertinggi di Indonesia.

BISNIS
Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:35

Jaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

NASIONAL
Mayoritas Pekerja Indonesia Masih Lulusan SD hingga SMP Menurut Data BPS

Mayoritas Pekerja Indonesia Masih Lulusan SD hingga SMP Menurut Data BPS

Jumat, 6 Februari 2026 | 10:56

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat struktur tenaga kerja di Indonesia hingga November 2025 masih didominasi oleh penduduk bekerja dengan tingkat pendidikan dasar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill