Connect With Us

Ketua DPRD Segera Panggil Wali Kota Tangerang Terkait Polemik Pasar Induk

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 6 Januari 2022 | 18:08

Para pedagang Pasar Induk Jatiuwung mengadukan nasibnya ke DPRD Kota Tangerang, Kamis 6 Januari 2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Gatot Wibowo segera memanggil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah terkait polemik Pasar Induk Jatiuwung dengan Pasar Induk Tanah Tinggi.

Gatot mengatakan, setelah menerima aspirasi dari para pedagang Pasar Induk Jatiuwung dirinya segera meminta penjelasan kepada Wali Kota.

"Secepatnya. Setelah ini saya dengan komisi 3 akan rapat internal tentang langkah-langkah tahapan hearing berikutnya," ujarnya di Gedung DPRD Kota Tangerang, Kamis 6 Januari 2022.

Selain meminta penjelasan kepada Wali Kota Arief, pihaknya juga akan memanggil dinas-dinas terkait untuk menindaklanjuti permasalahan ini.

"Nanti dalam hearing kita akan tahu jawabannya, karena nanti kita ingin konfirmasi dahulu dengan pihak terkait dan dinas. Baik Indagkop, perizinan, Perkim. Ini kan terkait RDTM di wilayah nanti kita akan cek semuanya," jelasnya.

Adapun setelah mendapatkan keterangan, pihaknya akan menyampaikan penjelasan kepada para pedagang pasar induk ini.

Sebelumnya, para pedagang Pasar Induk Jatiuwung mengadukan nasibnya ke DPRD Kota Tangerang yang meminta Pasar Induk Tanah Tinggi untuk ditutup.

Pasalnya keberadaan Pasar Induk Tanah tinggi membuat para pedagang di Pasar Jatiuwung merugi. Apalagi di dalam satu kota idealnya tidak boleh ada dua pasar induk.

Selain itu pedagang juga meminta realisasi Wali Kota Tangerang yang tidak akan memperpanjang izin operasional Pasar Induk Tanah Tinggi pada 2021.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill