Connect With Us

Dekat Pemukiman Warga, DPRD Kota Tangerang Minta Kaji SPBU

| Kamis, 2 Desember 2010 | 18:07

DPRD Kota Tangerang Rahmat Hakim (TangerangNews.com / Rangga)

 
TANGERANGNEWS-DPRD Kota Tangerang meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) untuk meninjau kembali izin-izin yang telah dikeluarkan untuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang melanggar Rencana Tata Ruang Kota (RTRK).
 
Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi A, DPRD Kota Tangerang Rahmat Hakim, Kamis (2/12/2010). Menurutnya, pelanggaran tersebut adalah SPBU yang berdiri dekat pemukiman warga sehingga membahayakan keselamatan warga setempat.
 
“Dalam aturannya, SPBU harus jauh dari pemukiman warga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebocoran yang dapat menimbulkan ledakan,” paparnya.
 
Rahmat yang akrab dipanggil Beni ini mengatakan, untuk mendapatkan surat izin pembangunan, pihak SPBU harus mendapat izin HO (gangguan) dengan terlebih dahulu meminta persetujuan pembangunan kepada warga setempat.
 
 Jika tidak mendapat izin warga tapi tetap berdiri, kata Rahmat, berarti ada indikasi pihak SPBU memanupilasi data izin HO.
 
“Jadi diharapkan pihak Pemkot dalam hal ini Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) harus segera mengkaji ulang kembali izin-izin yang sudah dikeluarkan,” paparnya.
 
Rahmat Menambahkan, pihaknya juga akan turun langsung menijau SPBU-SPBU yang berdekatan dengan pemukiman warga untuk melihat kelengkapan perizinanya. “Kalau keberadaan SPBU merugikan dan meresahkan warga kita akan tinjau ulang perizinanya. Jika terbukti melanggar bisa kita tutup,” tegasnya.(rangga zuliansyah)
 

BANDARA
Wanita Asal Hong Kong Kepergok Bawa 10,8 Kg Ketamin dalam Bungkus Permen di Bandara Soetta

Wanita Asal Hong Kong Kepergok Bawa 10,8 Kg Ketamin dalam Bungkus Permen di Bandara Soetta

Kamis, 11 Juni 2026 | 20:02

Satuan Reserse Narkoba Polres Kota (Polresta) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Bea dan Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional.

KAB. TANGERANG
Harga Obat di Kabupaten Tangerang Ikut Naik Gegara BBM, Dinkes Kurangi Jatah Warga

Harga Obat di Kabupaten Tangerang Ikut Naik Gegara BBM, Dinkes Kurangi Jatah Warga

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:32

Obat-obatan di Kabupaten Tangerang mengalami kenaikan harga hingga 20 persen akibat melonjaknya harga BBM yang disebabkan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill