Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com-Kali Sabi yang melintasi Kota Tangerang dan sekitarnya kerap menyebabkan banjir di wilayah tersebut ketika meluap saat hujan deras.
Untuk mengantisipasi bencana banjir tersebut, Pemerintah Kota Tangerang akan segera menormalisasi Kali Sabi.
"Untuk Kali Sabi mutlak harus dilakukan normalisasi. Dinas PUPR akan melakukan langkah antisipasi banjir serta genangan jika terjadi hujan," kata Wali Kota Arief seperti dilansir dari Antara, Kamis 7 April 2022.
Selain Kali Sabi, normalisasi juga akan dilakukan Pemkot Tangerang terhadap saluran air Cisarung di Perumahan Cimone Mas Permai, agar bisa menampung air lebih maksimal.
"Termasuk saluran air Cisarung juga akan kami normalisasi, alatnya sedang dipersiapkan," ujarnya.
Diketahui, pada Selasa 5 April 2022, terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Tangerang Raya. BPBD Kota Tangerang mencatat ada 17 wilayah yang terdampak banjir.
Kepala Dinas PUPR Ruta Ireng mengatakan petugas langsung melakukan pembersihan saluran yang menyebabkan terjadinya genangan. Begitu juga dengan pembersihan sampah di kali (sungai) yang menghambat laju air.
"Kita langsung bergerak melakukan penanganan titik yang jadi prioritas dalam antisipasi terjadinya hujan dengan intensitas tinggi," ujarnya.
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGDi tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews