Fenomena Sarjana Pengangguran
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TANGERANGNEWS.com-Kali Sabi yang melintasi Kota Tangerang dan sekitarnya kerap menyebabkan banjir di wilayah tersebut ketika meluap saat hujan deras.
Untuk mengantisipasi bencana banjir tersebut, Pemerintah Kota Tangerang akan segera menormalisasi Kali Sabi.
"Untuk Kali Sabi mutlak harus dilakukan normalisasi. Dinas PUPR akan melakukan langkah antisipasi banjir serta genangan jika terjadi hujan," kata Wali Kota Arief seperti dilansir dari Antara, Kamis 7 April 2022.
Selain Kali Sabi, normalisasi juga akan dilakukan Pemkot Tangerang terhadap saluran air Cisarung di Perumahan Cimone Mas Permai, agar bisa menampung air lebih maksimal.
"Termasuk saluran air Cisarung juga akan kami normalisasi, alatnya sedang dipersiapkan," ujarnya.
Diketahui, pada Selasa 5 April 2022, terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Tangerang Raya. BPBD Kota Tangerang mencatat ada 17 wilayah yang terdampak banjir.
Kepala Dinas PUPR Ruta Ireng mengatakan petugas langsung melakukan pembersihan saluran yang menyebabkan terjadinya genangan. Begitu juga dengan pembersihan sampah di kali (sungai) yang menghambat laju air.
"Kita langsung bergerak melakukan penanganan titik yang jadi prioritas dalam antisipasi terjadinya hujan dengan intensitas tinggi," ujarnya.
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TODAY TAGSejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews