Connect With Us

Jasa Tukar Uang Baru Bermunculan di Jalan Hasyim Azhari Ciledug Tangerang

Tim TangerangNews.com | Selasa, 26 April 2022 | 13:24

lapak-lapak penukaran uang baru telah bermunculan di sepanjang Jalan Hasyim Azhari, Ciledug, Kota Tangerang, Selasa 26 April 2022 menjelang Lebaran. (@TangerangNews / Tommy Okgani)

TANGERANGNEWS.com-Menjelang Lebaran, lapak-lapak penyedia jasa penukaran uang baru telah bermunculan dan berjejer di sepanjang Jalan Hasyim Azhari, Ciledug, Kota Tangerang, Banten Selasa 26 April 2022.

Mereka menyediakan uang pecahan Rp2000 Rp.5000, Rp10.000, dan Rp20.000. Totalnya uang baru yang disediakan Rp10 juta rupiah, yang mulai dijajakan sejak satu pekan lalu.

Keberadaan penyedia jasa uang baru sebagai alternatif penukaran uang di bank itu mulai diburu masyarakat untuk keperluan Lebaran, yaitu dibagikan kepada sanak keluarga.

 

“Dari setiap transaksi dan selama lima hari beroperasi telah menukarkan uang baru senilai Rp20 juta atau dalam satu hari senilai Rp4 juta,” ungkap Simatupang, seorang penjual uang baru.

Ia mengaku untuk sekarang ini transaksi penukaran uang baru belum ramai jika dibandingkan tahun sebelumnya dikarenakan adanya larangan mudik Lebaran pada tahun lalu.

Lapak-lapak penjual uang baru akan melayani masyarakat sejak pagi hingga petang hari  dan akan tersedia sampai Hari Raya Idul Fitri mendatang.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill