Connect With Us

Kebanjiran Lagi, Pemkot Tangerang Lakukan Penanganan di Beberapa Titik Saluran Air

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 4 Mei 2022 | 19:45

Pemkot Tangerang melakukan penanganan di sejumlah titik saluran air. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah titik di Kota Tangerang sempat dilanda genangan dan banjir lagi setelah diguyur hujan deras. Untuk mengatasinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan penanganan di sejumlah titik saluran air yang menjadi pemicu genangan tersebut.

Hal itu diketahui saat Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah bersama Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang Dodi meninjau beberapa titik yang terjadi genangan jika hujan lebat.

"Pemerintah Kota Tangerang sudah melakukan penanganan awal dengan melakukan normalisasi dan pembersihan sampah yang ada di saluran tersebut," ujar Arief di Jalan Hasyim Ashari, Kelurahan Buaran Indah, Rabu 4 Mei 2022.

Arief meninjau titik jalan yang terjadi genangan di Jalan Hasyim Ashari yang diketahui jalan dan saluran tersebut adalah kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.

"Kami juga sudah bersurat ke Pemerintah Provinsi Banten untuk melakukan penanganan di area tersebut karena memang ranahnya mereka," kata Arief.

Selain itu, Arief juga meninjau saluran yang berada di Jalan Teuku Umar area Taman Wisata Cisadane yang juga terjadi genangan saat hujan deras.

"Jadi di area itu ada saluran yang terpotong badan utilitas, masih sedang kami cari tahu itu utilitas apa, yang jelas mengganggu arus air,” ujar Arief.

Pihaknya, kata dia, akan menegur pemilik utilitasnya dan akan memberi jangka waktu sampai minggu depan. “Jika tidak ada tindakan akan kami bongkar agar air bisa melaju cepat ke sungai Cisadane," tegas Arief.

Arief juga meninjau saluran yang berada di Jalan MH. Thamrin yang juga terjadi genangan jika terjadi hujan lebat.

"Sama dengan Jalan Hasyim Ashari, Jalan Thamrin juga kewenangan Pemerintah Provinsi Banten, tadi kami lihat ada beberapa saluran yang rubuh, untuk penanganan daruratnya sedang kami lakukan beberapa meter," katanya.

"Kami harap Pemprov Banten bisa melanjutkan penanganan keseluruhannya agar saluran tersebut bisa maksimal menampung air guna meminimalisir genangan," lanjut Arief.

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang Dodi menambahkan pihaknya terus melakukan pemantauan dan pemeliharaan infrastruktur di Kota Tangerang.

"Salah satunya pembersihan atau normalisasi saluran-saluran agar air bisa mengalir dengan cepat sehingga genangan cepat surut jika hujan lebat," pungkas Dodi.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

KAB. TANGERANG
890 Rumah di Desa Kresek Tangerang Sudah 3 Hari Kebanjiran, Warga Mengaku Belum Dapat Bantuan Logistik

890 Rumah di Desa Kresek Tangerang Sudah 3 Hari Kebanjiran, Warga Mengaku Belum Dapat Bantuan Logistik

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:38

Banjir merendam Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang dengan ketinggian 30 sentimeter sampai satu meter. Kondisi ini sudah berlangsung selama tiga hari sejak Senin 8 Maret hingga Rabu 11 Maret 2026.

NASIONAL
THR Belum Cair Jelang Lebaran 2026? Ini Cara Lapor ke Posko Pengaduan Kemnaker

THR Belum Cair Jelang Lebaran 2026? Ini Cara Lapor ke Posko Pengaduan Kemnaker

Kamis, 12 Maret 2026 | 11:37

Pekerja yang belum menerima Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Lebaran 2026 dapat melaporkannya melalui posko pengaduan yang disediakan pemerintah.

TANGSEL
BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

Rabu, 11 Maret 2026 | 22:00

Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill