Pemulung pingsan dengan luka di kepala dikira tewas di Neglasari, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)
TANGERANGNEWS.com-Seorang pemulung bernama Beta membuat geger warga di Jalan Iskandar Muda, Gang Mayang Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.
Pasalnya, pria berusia 40 tahun itu ditemukan tidak sadarkan diri dalam keadaan tergeletak dengan ceceran darah di kepalanya, Jumat 17 Juni 2022.
Warga yang melihat sosok lelaki yang tergeletak tersebut tidak berani mendekatinya. Warga mengira, Beta sudah tidak bernyawa.
Kapolsek Neglasari Kompol Putra Pratama mengaku menerima laporan adanya seorang lelaki yang tewas di pinggir jalan.
"Warga lapor dan bilang ada luka serta darah dibagian kepala di pinggir jalan. Mereka tidak ada yang berani mendekat dan melaporkannya ke kami," ungkapnya.
Setelah petugas sampai di lokasi kejadian, ternyata Beta masih hidup. "Unit Reskim sama unit Identifikasi Polres sampai sana ternyata korbannya masih hidup," jelasnya.
Setelah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi Beta, rupanya pria yang berprofesi sebagai pemulung ini tengah mabuk berat.
"Dia kondisinya mabuk parah. Dugaannya dia itu terjatuh, entah dari motor atau dari mana. Kemudian, karena kondisinya mabuk itu jadi dibawa ke RS," katanya.
Kapolsek menduga Beta saat itu terjatuh dan ditinggalkan temannya.
"Dia itu pekerja di tempat pembuangan sampah. Dugaan kita, dia terjatuh ya bisa dia boncengan dengan motor sama temannya, sama-sama mabuk, dia ditinggal temannya. Nanti kalau sudah sadar akan kami tanya lagi," pungkasnya.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
Persita Tangerang kembali menelan hasil buruk usai kalah 0-1 dari Bali United dalam lanjutan pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Kamis, 23 April 2026.
Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""