Connect With Us

Belasan Warga di Kota Tangerang Terinfeksi Chikungunya

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 24 Juli 2022 | 17:08

Warga menaburkan bubuk abate untuk memberantas jentik nyamuk. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Belasan orang di Kota Tangerang terinfeksi penyakit chikungunya. Petugas kesehatan pun menggencarkan penyuluhan terkait pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

"Setelah kami menerima laporan warga, pada tanggal 21 Juli kemarin petugas Puskesmas langsung mengunjungi rumah warga yang terindikasi chikungunya. Kami menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan epidemiologi dan juga PSN," jelas Dini Anggraeni, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Minggu 24 Juli 2022.

Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan petugas di lapangan, pihaknya menemukan kasus yang mengarah pada gejala klinis chikungunya seperti badan kaku linu, demam, pusing, mual, dan timbul bercak dan bintik merah di tangan kaki.

"Hasil pemeriksaan darah rutin dari beberapa pasien yang dirawat dalam batas normal. Rata-rata yang dirawat karena lemas dan ada gejala muntah. Dari 14 yang suspect chikungunya, rata-rata sudah mendapatkan penanganan medis dan sudah membaik bahkan sembuh," katanya. 

Dini menyampaikan, chikungunya merupakan penyakit Self Limiting Disease yang dapat sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu satu sampai dua pekan gejala hilang dan cenderung tidak parah. 

Maka, yang diutamakan adalah pencegahannya agar tidak berkembang dan menular lebih banyak lagi dengan cara memberantas perindukan nyamuk sebagai pembawa virus tersebut.

"Penyakit chikungunya disebabkan virus chikungunya yang dibawa oleh nyamuk Dengue atau nyamuk albopictus yang terinfeksi. Oleh karenanya ditekankan untuk melakukan PSN 3 M plus dan menghindari gigitan nyamuk serta, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan," tuturnya. 

Selain penyuluhan, pihaknya melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga dan juga membagikan bubuk abate untuk memberantas jentik nyamuk. 

"Dinas Kesehatan pun telah mengeluarkan SE terkait kewaspadaan berkembangnya penyakit-penyakit yang berbasis lingkungan," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill