Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang masih memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19 dan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN). Hal ini dilakukan sebagai upaya memberikan pelayanan paripurna kepada masyarakat.
Kepala Humas RSUD Kota Tangerang dr Fika S Khayan mengatakan, pelayanan vaksinasi Covid-19 dibuka setiap Senin sampai Sabtu selama pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB.
"Untuk hari Minggu atau tanggal merah, pelayanan vaksinnya tutup," ujarnya kepada TangerangNews, Senin, 5 September 2022.
Pelayanan vaksinasi Covid-19 ini melayani dosis satu sampai dosis tiga. Adapun pelaksanaan vaksinasi bertempat di lantai 4 Ruang Medical Check Up RSUD Kota Tangerang. Sedangkan untuk syaratnya cukup membawa KTP/KK seluruh Indonesia.
"Untuk ketersediaan jenis vaksinnya akan selalu kami update di Instagram dan WhatsApp Humas RSUD Kota Tangerang," ucapnya.
dr Fika menambahkan, untuk pelayanan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dibuka sampai 14 September 2022 bertempat di lantai 4 Klinik Imunisasi/Klinik Anak RSUD Kota Tangerang.
"Waktunya sama mulai pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB," jelasnya.
Adapun untuk informasi lebih lanjut terkait berbagai pelayanan RSUD Kota Tangerang bisa melihat atau mengontak akun Instagram @rsudkotatgr dan nomor WhatsApp; 08119232421.
"Kami melayani dengan cinta sesuai dengan tagline kami, yaitu Cepat, Inovatif, Nyaman, Tepat, dan Akurat," pungkas dr Fika.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGSinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews