Connect With Us

Tahu Gejrot di Pasmod Banjar Wijaya Tangerang Khas Banget Cirebon, Ternyata Asal-usul Kuliner Ini dari Ciledug

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 14 Oktober 2022 | 16:28

Tahu gejrot khas Cirebon. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kabar baik bagi penggemar cemilan khas Cirebon, yakni Tahu Gejrot. Rasanya yang gurih dan lezat bikin kita nagih buat menikmatinya. 

Buat warga Tangerang, khususnya di sekitar Cipondoh dan Pinang enggak usah bingung lagi mau cari cemilan yang asal muasalnya merupakan perpaduan masakan Cina dan Cirebon tersebut.

Sebab, kini muncul kuliner tahu kosong asal Sumedang yang dipotong kecil-kecil, untuk kemudian disiram dengan kuah berwarna coklat yang terbuat dari gula merah dan asam tersebut. Lokasinya selasar Pintu Barat di Pasar Modern Banjar Wijaya, Cipete, Pinang, Kota Tangerang. 

Cita rasa tahu gejrot ini semakin khas dan unik ketika disajikan di atas piring gerabah dengan diberi bumbu ulek di atasnya. 

Tahu gejrot ini tidak dapat dipisahkan dari keberadaan orang-orang keturunan Tionghoa yang mengenalkan makanan ini di Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon bagian Timur.

Para keturunan Tionghoa tersebut tinggal di kecamatan Ciledug lantaran daerah itu dekat dengan perairan khususnya di sekitar sungai Cisanggarung, Cirebon. Hal tersebut karena mereka sering melakukan kegiatan perekonomian dengan menggunakan perahu.

Menurut masyarakat, nama tahu gejrot ini diambil dari cara para penjual membubuhkan ramuan air gula merah ke atas tahu.

Air tersebut digejrotkan ke atas tahu yang sudah dipotong-potong di atas piring gerabah lalu menimbulkan bunyi 'jrot-jrot', sehingga dinamai tahu gejrot.

“Cerita dahulunya seperti itu yang saya tahu. Kalau di sini (Banjar Wijaya) kami Alhamdulillah banyak yang akui Tahu Gejrot kami benar-benar asli khas Cirebon. Karenanya ramai yang datang,” terang Fera pemilik kios tersebut kepada TangerangNews.

KAB. TANGERANG
Darurat Kemarau Ekstrem, Ada 11 Titik Kebakaran di Kabupaten Tangerang dalam Sehari

Darurat Kemarau Ekstrem, Ada 11 Titik Kebakaran di Kabupaten Tangerang dalam Sehari

Kamis, 23 Juli 2026 | 19:35

Dampak musim kemarau ekstrem mulai memicu rentetan bencana kebarakan di wilayah Kabupaten Tangerang.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:56

TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill