Connect With Us

Modal Resep Nenek, Love Semprong Tangerang jadi Pelopor Kue Semprong Isi di Indonesia

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 12 Oktober 2022 | 19:26

Jessica Pricilia warga Kota Tangerang Owner Loves Semprong. (@TangerangNews / Website tangerangkota.go.id)

TANGERANGNEWS.com-Indonesia memiliki beragam kuliner kue tradisional, salah satunya semprong. Kue kering berbentuk silinder atau mirip seperti pipa ini memiliki tekstur renyah dan cenderung tidak terlalu manis.

Namun seorang warga Kota Tangerang mengubah kue jajanan kampung ini menjadi lebih kekinian dengan beragam varian rasa. Bahkan inovasinya ini menjadikan produknya, Love Semprong, sebagai pelopor semprong isi pertama di Indonesia.

Owner Loves Semprong, Jessica Pricilia mengatakan ia memulai bisnis ini di sekitar tahun 2012. Saat itu, ia menggunakan resep milik neneknya dan hanya dijual ke teman-teman dan kerabatnya saja.

"Waktu itu, saya bantu-bantu nenek bikin semprong. Suatu saat, pacar saya yang sekarang sudah jadi suami saya datang dan mencoba semprong nenek saya. Akhirnya, kami memutuskan untuk menjual semprong ke kerabat dekat. Tapi, lama-lama akhirnya berkembang karena respon dari mereka cukup bagus," ungkapnya, Rabu 12 Oktober 2022.

Tidak lama kemudian, Jessica mencari cara agar menjadi pembeda dengan semprong yang lain. Kemudian, tercetus lah untuk memberi isi di Semprong buatannya. Kini, Loves Semprong sudah memiliki 12 varian rasa.

"Sekarang, kami sudah ada rasa original, wijen, cokelat, cokelat kacang, abon, nutella, cheese filling, choco cheese, ovomaltine, skippy, dan green tea. Sekarang juga, kami sudah memiliki kurang lebih 15 agen di 15 kota di pulau Jawa," lanjutnya.

Satu toples Loves Semprong bisa dibeli dengan harga Rp30 ribu- Rp65 ribu. Pemesanan dapat menghubungi di nomor 0812-9663-0770 atau melalui Instagram @lovessemprong_official. Selain itu, Loves Semprong juga menerima reseller.

"Semprong kami bisa dibeli juga melalui Tokopedia dan Shopee sesuai dengan Kota agen kami berada. Semua bisa dicek di Instagram kami. Ke depannya, kami juga akan mencoba membuat kue yang berbeda dengan yang lain," tutup Jessica.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

PROPERTI
LIXIL Hadirkan Paviliun OASE Sebagai Standar Baru Arsitektur Berbasis Riset

LIXIL Hadirkan Paviliun OASE Sebagai Standar Baru Arsitektur Berbasis Riset

Senin, 4 Mei 2026 | 20:55

LIXIL, perusahaan global pelopor solusi air dan hunian berkelanjutan, menegaskan posisinya sebagai penggerak utama ekosistem industri arsitektur dan desain.

KAB. TANGERANG
WFH ASN Kabupaten Tangerang Belum Berdampak Signifikan pada APBD

WFH ASN Kabupaten Tangerang Belum Berdampak Signifikan pada APBD

Senin, 4 Mei 2026 | 19:33

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad Hidayat menyebut Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya tidak begitu memberikan dampak pada efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

TANGSEL
Lansia di Pondok Aren Ditikam Tetangga saat Lagi Asuh Cucu

Lansia di Pondok Aren Ditikam Tetangga saat Lagi Asuh Cucu

Senin, 4 Mei 2026 | 10:45

Peristiwa mencekam terjadi di Jalan Jombang Raya, Gang Buntu, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu 3 Mei 2026 siang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill