Connect With Us

Waspada Rugi, 4 Tips Ini Wajib Dipahami Jika Ingin Bisnis Franchise

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 28 September 2022 | 15:46

Bisnis franchise Miauw Boba. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Sistem franchise atau bisnis waralaba saat ini banyak digandrungi masyarakat yang ingin memulai usaha tanpa ribet. Sebab, tidak harus memulai bisnis dari awal, sehingga cocok menjadi penghasilan tambahan atau bahkan penghasilan utama.

Banyak bisnis waralaba berjejer di Tangerang, mulai dari brand besar hingga skala UMKM. Namun, dalam menjalankan bisnis franchise tidak semudah yang dibayangkan. 

Sebelum memulai, perlu memiliki pengetahuan dan riset mendalam ketika nantinya akan benar-benar memutuskan untuk ikut dalam suatu bisnis franchise tersebut.

Tanpa adanya perhitungan yang matang, mengikuti bisnis franchise justru akan menimbulkan kerugian alih-alih mendapat keuntungan. 

Berikut empat tips yang wajib diperhatikan dan dipahami ketika ingin terjun ke bisnis franchise.

Pastikan Biaya yang Dibutuhkan

Ini menjadi langkah penting pertama sebelum memutuskan untuk memulai ikut dalam bisnis franchise, tentukan terlebih dahulu besaran total biaya mencakup biaya pembelian, inventaris awal, dan jumlah modal kerja yang dibutuhkan sebelum mencapai break even point (BEP) atau biasa disebut juga titik impas.

Hal ini untuk menghindari adanya salah perhitungan ketika nanti memulai bisnis franchise. Sebab, bisa saja ketika baru memulai justru kehabisan dana.

Tentukan Waktu yang Diperlukan

Meski bisnis franchise dianggap lebih mudah menjalankannya, tetapi perlu diingat menjalankan franchise berarti tetap saja bisnis tersebut layaknya milik pribadi sehingga perlu adanya waktu yang diinvestasikan.

Untuk membawa bisnis franchise menuju kesuksesan terkadang ada waktu-waktu tertentu yang diperlukan untuk bekerja lebih keras,umumnya pada bisnis franchise yang hanya tren sesaat atau musiman.

Pilih Perusahaan atau Brand Franchise yang Tepat

Seringkali ketika memilih mengikuti bisnis franchise orang hanya tergoda karena melihat iklan-iklannya yang berseliweran. Dalam menentukan bisnis atau perusahaan franchise perlu diketahui terlebih dahulu seluk beluk dari perusahaan tersebut.

Pastikan perusahaan tersebut memiliki nilai, sebab tidak semua perusahaan dengan bisnis franchise bernilai sama. Ketahui berapa lama perusahaan itu sudah berkutat di bidangnya, ada berapa franchise yang sama di daerah sekitar tempat tinggal, berapa tingkat kesuksesan membuka franchise itu.

Semakin banyak informasi yang diketahui semakin mudah dalam menentukan bisnis franchise yang akan diikuti. Jangan sampai terjebak dalam produk bisnis franchise yang hanya booming dalam waktu sesaat atau trending saja.

Pahami Arti Franchise

Tidak kalah penting, sebelum memutuskan untuk mengikuti bisnis franchise tentunya harus terlebih dahulu mengetahui seperti apa franchise itu dan bagaimana sistem yang dijalankannya. Jangan pernah sungkan untuk selalu bertanya, informasi ini bisa didapatkan kepada mereka yang terlebih dahulu mengikuti bisnis model ini.

Selain itu, sebelum memulai bisnis franchise, perlu memahami alasan masuk ke dalamnya, apa yang akan dihadapi, dengan siapa saja terlibat dan tentu saja bagaimana target ke depannya.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill