Connect With Us

Puncak Hujan di Tangerang, Simak 8 Tips Berkendara saat Banjir

Fahrul Dwi Putra | Senin, 7 November 2022 | 08:04

Warga mendorong sepeda motornya yang mogok akibat banjir di Jalan Raya Cisoka-Jeungjing, Kabupaten Tangerang, Jumat, 7 Oktober 2022 dini hari. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah wilayah di Tangerang diguyur hujan semalaman sejak Minggu, 6 November 2022, malam hingga Senin, 7 November 2022, dini hari.

Durasi hujan yang cukup lama tersebut berpotensi banjir di pagi harinya. Sebab, seperti yang diketahui dengan hujan ringan pun terkadang sudah dapat menimbulkan banjir di wilayah Tangerang. Apalagi, saat ini sudah memasuki pucak musim hujan.

Akibat dari banjir tersebut dapat mengganggu aktivitas dan mobilitas warga, terlebih hari kerja telah dimulai kembali sehingga terkadang banyak para warga yang tetap nekat meski mengetahui kondisi sedang banjir.

Untuk berjaga-jaga, berikut adalah beberapa tips berkendara saat kondisi sedang banjir seperti dilansir dari aswata.co.id, Senin 7 November 2022.

Pastikan semua lampu kendaraan berfungsi normal

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan seluruh lampu dalam keadaan normal dengan bohlam standar baik lampu senja, lampu utama, maupun lampu tanda belok/lampu sein. 

Baca juga: Puncak Hujan Berisiko Bencana, Petugas Gabungan di Tangerang Siaga

Keberadaan Lampu-lampu tersebut bisa menjadi tanda bagi kendaraan lain, sehingga kendaraan lain bisa melihat kita. 

Pastikan tekanan angin normal dan alur ban bagus

Penting untuk berkendara dalam keadaan tekanan ban sudah sesuai standar dan alur serta ketebalan ban luar juga masih bagus. Pastikan setidaknya seminggu sekali tekanan angin ban kendaraan. 

Hal ini untuk mencegah risiko kendaraan melayang diatas air (aquaplaning) dan tergelincir (slip). Berkendara menggunakan ban yang sudah tipis tidak disarankan.

Pastikan sistem kontrol kendaraan berfungsi dengan baik

Sebelum berkendara dalam kondisi ekstrem tersebut, Pastikan sistem kemudi, pedal gas, rem, maupun kopling berfungsi dengan baik. 

Pada musim hujan yang menyebabkan banjir ini perlu antisipasi keadaan darurat yang bisa mengakibatkan kecelakaan dengan melakukan perawatan ekstra.

Pastikan kecepatan berkendara terjaga

Risiko ban kendaraan tergelincir (slip) cukup tinggi ketika sedang dalam keadaan banjir dan hujan lantaran jalan yang licin. 

Baca juga: Jangan Melaminasi Dokumen Penting!

Dengan berkendara dalam kecepatan lebih rendah, semua ban menempel ke jalan dan daya cengkram dari ban lebih kuat.

Pastikan jaga jarak kendaraan dengan kendaraan lain

Menjaga jarak penting lantaran dengan ruang lebih yang banyak ketika tiba-tiba dihadapkan pada keadaan harus menghentikan laju kendaraan terhindar dari menabrak kendaraan lain.

Pastikan putaran mesin (RPM) berfungsi baik

Ketika berkendara menggunakan mobil, dalam keadaan hujan dan jalan menanjak, jangan terlalu dalam menekan pedal gas untuk memelihara traksi roda tetap optimal. 

Jaga putaran di sekitar 2500 rpm dan 1.800 rpm untuk diesel. Hal ini dilakukan untuk menghindari supaya ban mobil tidak slip.

Jangan memaksa menerobos banjir

Meski dalam keadaan penting sekalipun, jangan memaksakan diri menerobos banjir apabila tidak memungkinka. Sebab, melewati genangan air dalam berisiko air terhisap masuk ke dalam mesin sehingga mesin akan mati dan bisa saja terjebak di tengah-tengah banjir.

Pastikan rute perjalananan direncanakan

Sebelum berkendara, sebaiknya rencanakan terlebh dahulu rute perjalanan yang ingin dilewati, hindari wilayah yang sudah pasti tergenang banjir di musim hujan. Update situasi jalan melalui media sosial atau portal-portal berita.

Itulah beberapa tips berkendara saat menghadapi situasi banjir.

BANDARA
Siap-Siap! Puncak Arus Balik di Bandara Soetta 28 Maret, Penumpang Diproyeksi Capai 198 Ribu

Siap-Siap! Puncak Arus Balik di Bandara Soetta 28 Maret, Penumpang Diproyeksi Capai 198 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 22:50

Setelah melayani lonjakan penumpang pada puncak arus mudik, Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

KAB. TANGERANG
25 Ribu Warga Kabupaten Tangerang Masih Belum Punya KTP

25 Ribu Warga Kabupaten Tangerang Masih Belum Punya KTP

Rabu, 25 Maret 2026 | 19:20

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat setidaknya sebanyak 25.000 warga masih belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill