Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Banjir akibat hujan deras di sejumlah wilayah Kota Tangerang sudah berangsur surut. Namun penyakit yang berpotensi timbul pasca banjir menghantui warga.
Humas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Erwin Januar menjelaskan, pasca banjir air bersih dapat tercemar sebab luapan dar kalo atau drainase. Hal itu dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.
"Sakit yang sering dialami warga adalah diare, penyakit kulit dan DBD (Demam Berdarah Dengue)," katanya, Selasa 15 November 2022.
Bagi warga terdampak banjir yang merasa ada gangguan kesehatan, disarankan untuk langsung datang ke puskesmas setempat karena Posko Banjir sudah ditutup.
Erwin menyampaikan, semua pihak harus terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Karena itu, perlunya kerja bakti pasca banjir untuk meminimalisir dampak negatif serta pencegahan DBD.
"Membersihkan saluran air, menanam tanaman dan kerja bakti membersihkan lingkungan sama dengan olahraga," ungkapnya.
Selain itu, pentingnya warga yang terdampak pasca banjir untuk menjaga kesehatan diri. Seperti halnya istirahat jika badan lelah untuk mencegah kenaikan tensi darah.
"Kami (Dinkes) sedang menggalakkan program Bugar, di mana olahraga dalam seminggu minimal satu kali," jelas Erwin.
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGHelita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews