Belum Ada Temuan Kasus Superflu di Kota Tangerang, Ini Bedanya dengan Flu Biasa
Selasa, 13 Januari 2026 | 11:18
Hingga pertengahan Januari 2026 belum ditemukan kasus virus superflu di wilayah Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Banjir akibat hujan deras di sejumlah wilayah Kota Tangerang sudah berangsur surut. Namun penyakit yang berpotensi timbul pasca banjir menghantui warga.
Humas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Erwin Januar menjelaskan, pasca banjir air bersih dapat tercemar sebab luapan dar kalo atau drainase. Hal itu dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.
"Sakit yang sering dialami warga adalah diare, penyakit kulit dan DBD (Demam Berdarah Dengue)," katanya, Selasa 15 November 2022.
Bagi warga terdampak banjir yang merasa ada gangguan kesehatan, disarankan untuk langsung datang ke puskesmas setempat karena Posko Banjir sudah ditutup.
Erwin menyampaikan, semua pihak harus terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Karena itu, perlunya kerja bakti pasca banjir untuk meminimalisir dampak negatif serta pencegahan DBD.
"Membersihkan saluran air, menanam tanaman dan kerja bakti membersihkan lingkungan sama dengan olahraga," ungkapnya.
Selain itu, pentingnya warga yang terdampak pasca banjir untuk menjaga kesehatan diri. Seperti halnya istirahat jika badan lelah untuk mencegah kenaikan tensi darah.
"Kami (Dinkes) sedang menggalakkan program Bugar, di mana olahraga dalam seminggu minimal satu kali," jelas Erwin.
Hingga pertengahan Januari 2026 belum ditemukan kasus virus superflu di wilayah Kota Tangerang.
TODAY TAGPromo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.
Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi memulai pembangunan dua Sekolah Rakyat di Lebak dan Pandeglang. Proyek ini direncanakan berjalan cepat dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews