Connect With Us

Dishub Kota Tangerang Tak Akan Tambah Trayek Baru

| Selasa, 15 Maret 2011 | 20:23

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Tangerang Facthulhadi (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang saat ini tidak akan menambah trayek angkutan umum. Pasalnya, angkutan umum di Kota Tangerang dinilai masih memenuhi standar ideal dan belum memerlukan tambahan armada ataupun trayek.
 
Hal itu diungkapkan Sekertaris Dishub Kota Tangerang Fatchulhadi, Selasa (15/3). Menurutnya, sejak tahun 2003, Dishub tidak pernah lagi menambah trayek karena berdasarkan hasil survey yang dilakukan Dishub secara periodik, faktor muat perkendaraan angkutan umum hingga saat ini masih diangka 50 persen, artinya faktor angkutnya masih mencukupi. “Apabila nantinya melebihi dari 70 persen, Dishub baru akan melakukan kajian untuk menambah trayek,” ungkapnya.

Ia menambahkan, saat ini yang masuk dalam survey hanya masalah peremajaan armada saja. Menurutnya, jika armada sudah tidak layak jalan, memang wajib dilakukan peremajaan. Hal itu pun menjadi keharusan apabila angkutan yang dimaksud mau tetap beroperasi.  “Untuk peremajaan ada beberapa hal seperti pemiliknya memang mau unitnya diremajakan, kondisi unitnya kurang baik, tingkat kelayakan dan ambang batas emisi sudah terlewati serta beberapa indikator lainnya yang melebihi ambang batasnya,” ucapnya kembali.

Hingga saat ini diakui Fatchulhadi masih ada mobil angkutan yang tidak layak jalan yang masih beroperasi, sehingga Dishub masih terus giat melakukan operasi guna menertibkannya. Fatchulhadi juga mengatakan, untuk kedepan Dishub telah mewacanakan pengoperasian mikrobus sebagai pengganti mobil angkutan umum yang minim kapasitas.
“Mikrobus bus nanti diharapkan dapat melayani jalan-jalan baru seperti rencana pembangunan jalan

Karang Tengah-Bandara dan Setos – Meruya, nantinya kami mewacanakan akan melakukan kontrak kerja untuk mikrobus ini sehingga kita dapat terus memantau pelayanan yang diberikan pengelola angkutan kepada masyarakat,” paparnya.(RANGGA ZULIANSYAH)

BANTEN
2.458 ASN Pemprov Banten Bakal Pensiun hingga 2031, Guru Paling Banyak

2.458 ASN Pemprov Banten Bakal Pensiun hingga 2031, Guru Paling Banyak

Senin, 24 Agustus 2026 | 14:50

Sebanyak 2.458 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten diproyeksikan memasuki masa pensiun hingga 2031. Tenaga pengajar menjadi kelompok yang paling banyak terdampak dalam proyeksi tersebut.

KAB. TANGERANG
Rugikan Negara Rp2 M, Kejari Tangerang Tetapkan Kidon Ginting Tersangka Kasus Korupsi Dana BOP PKBM

Rugikan Negara Rp2 M, Kejari Tangerang Tetapkan Kidon Ginting Tersangka Kasus Korupsi Dana BOP PKBM

Senin, 24 Agustus 2026 | 22:51

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang menetapkan Kidon Ginting, 58, sebagai tersangka dalam dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Kesetaraan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)

TANGSEL
Personel Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Terluka saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

Personel Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Terluka saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

Senin, 24 Agustus 2026 | 10:15

Seorang petugas dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengalami cedera saat penggerebekan tempat pemalsuan uang di sebuah gudang kawasan industri Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat 21 Agustus 2026, lalu.

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill