Kirim Paket Sabu Pakai Jasa Ojol, Pria di Rajeg Diciduk Polisi Usai Dilaporkan Driver
Rabu, 21 Januari 2026 | 17:44
Modus pengiriman narkoba menggunakan jasa transportasi online kembali digagalkan aparat kepolisian.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang bekerja sama dengan tiga perusahaan untuk memfasilitasi lowongan kerja bagi lulusan SMK.
Hal ini sebagai upaya menekan angka pengangguran lulusan SMK di Kota Tangerang.
Tiga perusahaan tersebut adalah Prima Food International, Tri Adi Bersama AnterAja dan Sumber Alfaria Trijaya atau Alfamart.
Kerja sama dalam program Bursa Kerja Khusus (BKK) Kota Tangerang ini, ditandai penandatanganan MoU di Gedung Disnaker Kota Tangerang, Senin 15 Mei 2023.
“Tentu kami tidak bisa bekerja sendiri, kerja sama ini merupakan kolaborasi untuk menyerap tenaga kerja putra/putri di Kota Tangerang. Harapannya, dapat mengurangi pengangguran di Kota Tangerang,” ungkap Head of Business Partner Relation AnterAja Ardiansyah.
Nantinya, setiap bulannya AnterAja akan membuka lowongan. Bagi lulusan SMK di Kota Tangerang yang memiliki BKK akan menjadi prioritas untuk melamar.
Proses rekrutmen juga dapat disesuaikan baik dilaksanakan di sekolah atau pun secara online.
“Kebutuhan di bidang logistik memang fluktuatif, tetapi kami akan membuka lowongan secara rutin setiap bulannya,” tambahnya.
Kepala Disnaker Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan mengatakan Disnaker akan berusaha terus menambah perusahaan untuk melakukan kerja sama dengan BKK, sebagai salah satu usaha mengurangi angka pengangguran.
Selain itu, berbagai pelatihan juga disiapkan untuk meningkatkan skill para pencari kerja.
“Tentu kami akan terus berusaha menambah perusahaan-perusahaan lain untuk bekerja sama,” tutupnya.
TODAY TAGModus pengiriman narkoba menggunakan jasa transportasi online kembali digagalkan aparat kepolisian.
Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews