Connect With Us

Beli Hewan Kurban di Kota Tangerang Diimbau Pilih yang Berstiker Bebas PMK

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 6 Juni 2023 | 17:32

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Ketahan Pangan (DKP) Kota Tangerang mengimbau kepada masyarakat untuk membeli hewan kurban dengan tanda stiker di lapak penjualan, sebagai tanda hewan tersebut bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan juga Lumpy Skin Disease (LSD).

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pertanian DKP Kota Tangerang drh. Ibnu Arief Yanto, Selasa 6 Juni 2023.

"Hewan qurban yang masuk ke Kota Tangerang sudah dipastikan tervaksinasi dari daerah asalnya dan yang sudah dilakukan pengecekan oleh DKP Kota Tangerang akan ditandai stiker," katanya.

drh. Ibnu melanjutkan, masyarakat tidak perlu lagi khawatir dengan adanya wabah PMK pada hewan kurban karena sudah terkendali. 

Pasca satu tahun wabah tersebut, Pemkot Tangerang telah melakukan vaksinasi yang diberikan Pemerintah Pusat.

"Untuk LSD, masih bisa diobati dan penyebarannya melalui serangga, sehingga hewan yang terinfeksi masih bisa dilokalisir, diobati, dan kandangnya disemprotkan disinfektan,” lanjutnya.

Lalu, kepada pedagang maupun peternak apabila mendapati hewan kurbannya terkena PMK ataupun LSD, dapat mengunjungi DKP Kota Tangerang di Gedung Cisadane, Jalan Ks. Tubun nomor 1, untuk mendapatkan obat secara gratis.

Menurut Ibnu tidak ada prosedur khusus dalam penyembelihan karena PMK dan LSD tidak menular melalui manusia. Jika hewan kurban tersebut terpapar, cukup buang bagian yang luka dan jangan dikonsumsi.

"Para peternak atau pedagang dapat datang ke kantor DKP Kota Tangerang dan akan kami berikan obatnya secara gratis,”ujarnya.

Sementara itu, tiga minggu jelang Hari Raya Idul Adha, pihaknya pun menggelar webinar sosialisasi pemotongan hewan kurban.

Sosialisasi ini dilaksanakan agar masyarakat terutama panitia penyelenggara hewan kurban agar mengetahui persiapan penyembelihan dengan baik. 

“Sosialisasi ini merupakan kegiatan rutin tahunan kami. Ini juga kegiatan awal kami, sebelum turun ke lapangan untuk memeriksa hewan qurban. Pesertanya masyarakat umum dan yang utama adalah para panita penyelenggara kurban,” jelas Ibnu.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill