Connect With Us

Anggota Satpol PP Dipukul Botol Saat Razia Miras

| Rabu, 29 April 2009 | 22:47

TANGERANGNEWS-Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang dipukul oleh seorang pedagang minuman keras (miras) saat melakukan razia di Kampung Sawah, Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang Rabu (29/04) malam. Anggota Satpol PP itu bernama Sunun berusia 42 tahun warga Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Sunun yang kala itu melakukan razia sekitar pukul 18.45 WIB di sekitar Tanah Tinggi ikut dalam razia yang dibawah pimpinan Alex Suyono Komandan Pleton F. Dalam razia tersebut sebuah warung yang dimiliki seorang wanita yang biasa disebut Tante didapati petugas Satpol PP banyak menyimpan minuman keras. "Ketika saya disuruh komandan membawa miras, tiba-tiba ibu itu memaki saya seraya memukul saya dengan botol yang sudah pecah. Saya berusaha menangkis agar tidak kena kepala, hasilnya tangan kiri saya robek,"katanya kepada tangerangnews.com yang ikut dalam razia tersebut. Seusai melakukan pemukulan, wanita itu langsung masuk ke warungnya dan berupaya menghalangi petugas Satpol PP lainnya membawa ratusan botol miraa bermerk topi miring, mensen dan vodka. Melihat itu petugas langsung menindaknya dengan tetap membawa sekitar 250 botol miras. Kepala Bidang Penertiban Satpol PP Kota Tangerang Mulyanto mengatakan, pihaknya langsung membawa Sunun ke RSUD Kabupaten Tangerang karena luka yang dialami Sunun serius."Darahnya terus mengalir, sehingga kami khawatir terjadi sesuatu terhadap diri Sunun,"katanya. Sedangkan soal penyerangan yang dilakukan oleh wanita paruh baya itu, pihaknya langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Kota Tangerang."Ini kita lakukan agar ada proses jera dari para pelanggar Perda," tandasnya.(zokel)
OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill