Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta
Jumat, 25 September 2026 | 22:29
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
TANGERANGNEWS.com- Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Achmad Suhaely memperingatkan potensi hambatan yang terjadi di Flyover Cibodas, Kota Tangerang imbas proyek renovasi.
Pasalnya, proyek renovasi oleh Kementarian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) ini mengharuskan flyover Cibodas ditutup beberapa bulan ke depan, mulai Oktober 2023 sampai Juni 2024 mendatang.
Suhaely menuturkan, pihaknya tengah melakukan sosialisasi terkait potensi kemacetan yang akan terjadi.
"Masih dalam tahap sosialisasi, koordinasi, dan persiapan tahap awal karenanya kami memperingatkan jauh-jauh hari terkait potensi hambatan di sepanjang perjalanan nanti," ujarnya Kamis, 12 Oktober 2023.
Lanjut Suhaely, pihaknya akan melakukan langkah antisipasi terkait rekayasa lalu lintas, pembuatan jalur alternatif, hingga pembuatan jembatan sementara.
Berdasarkan skema pengalihan arus tersebut, pengguna jalan dari arah Jalan Raya Serang bisa belok ke Pasar Laris Taman Cibodas dan memutar sedikit melewati belakang Supermarket Tip Top, lalu keluar melalui Jalan Samping SPBU Pertamina menuju Jalan Raya Merdeka.
Dia mengimbau agar para pengguna jalan utama Flyover Cibodas untuk dapat menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan selama beberapa bulan ke depan.
"Hal ini dilakukan untuk menghindari kemacetan panjang selama proses perbaikan ini berjalan," pungkasnya.
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
TODAY TAGParamount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews