Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan gas yang bocor di pabrik es di Koang Jaya, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, pada Selasa 6 Februari 2024, merupakan jenis amonia.
"Yang bocor gas amonia. Pabrik es batu butuh amoniak untuk pembekuan dan supaya tetap dingin," katanya di lokasi kejadian.
Menurutnya, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Diduga terjadi kebocoran gas saat proses produksi es batu berlangsung.
"Dari pemeriksaan sementara ada pipa yang terbuka, kemungkinan besar bocor saat produksi dan menyebar ke pemukiman warga," ujar Zain.
Sementara itu, akibat kebocoran gas tersebut, sebanyak 27 warga di sekitar pabrik harus dilarikan ke rumah sakit. Kebanyakan dari mereka mengalami sesak nafas dan pusing.
"Di RS Sari Asih Sangiang ada 4 orang, RS Sari Asih Karawaci 16 orang, RS Ar-Rahmah 4 orang dan RS Hermina 3 orang. Total ada 27 orang," kata Zain.
Selain itu, untuk langkah pengamanan, Kepolisian telah mengevakuasi warga sekitar pabrik dengan jarak radius 100-200 meter untuk menghindari bertambahnya korban.
"Kami telah mendatangi TKP, koordinasi dengan BPBD dan Damkar, lakukan lokalisir jangan sampai masyarakat mendatangi lokasi. Sebab gas amoniak cukup menyengat baunya dan bahaya, bisa menyebabkan keracunan," terang Zain.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews