Connect With Us

Warga Kota Tangerang Bisa Pantau Tinggi Air di 14 Titik Rawan Banjir Lewat Aplikasi

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 22 Februari 2024 | 16:54

14 titik Pos Duga Tinggi Muka Air di Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Warga Kota Tangerang bisa memantau ketinggian air secara online melalui aplikasi Pos Duga Tinggi Muka Air, untuk melakukan mitigasi dan waspada pada potensi bencana, seperti banjir dan pohon tumbang di musim penghujan.

Aplikasi yang dibentuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang sejak tahun 2022 ini, dapat diakses masyarakat umum.

Kepala DPUPR Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono menjelaskan, sistem ini terdiri dari 14 titik Pos Duga Tinggi Muka Air berbentuk aplikasi dan alat pendeteksi tinggi muka air sebagai peringatan dini bencana banjir. 

Masyarakat hanya perlu mengakses aplikasi Pos Duga TMA melalui situs DPUPR Kota Tangerang di laman dpupr.tangerangkota.go.id. Selanjutnya, pilih "Menu Pos Duga Air" dan pilih "Data Tinggi Muka Air".

"Sistem informasi tinggi muka air, tersusun dan terorganisir serta dapat memberikan informasi secara realtime maupun periodik," . jelas Ruta, Kamis 22 Februari 2024. 

Sistem informasi ini diperlukan sebagai deteksi dan peringatan dini bencana banjir, sehingga dapat meminimalisasi risiko yang ditimbulkan dengan optimal. 

Dari seluruh Pos Duga Tinggi Muka Air tersedia sensor pendeteksi ketinggian muka air secara otomatis dan akurat, didukung CCTV 24 jam.

"Informasi juga disalurkan melalui whatsapp blast secara cepat dan tepat. Terlebih, data yang dikirim cepat dan akurat ke seluruh OPD terkait untuk kebijakan penanganan banjir lanjutan,” tutur Ruta. 

Ruta mengimbau, masyarakat Kota Tangerang untuk dapat menggunakan fasilitas ini, khususnya mereka yang tinggal dekat lokasi-lokasi Pos Duga TMA, atau mereka yang kerap dilanda musibah banjir.

“Dengan ini, kita sama-sama bisa saling pantau dan informasikan secepat mungkin, untuk penanganan yang sedini mungkin, sehingga risiko bencana akan kian terminimalisir,” imbaunya. 

Berikut 14 titik Pos Duga Tinggi Muka Air di Kota Tangerang: 

1. Pintu Air Sarakan 

2. Pondok Arum 

3. Bulakan

4. Kali Ledug 

5. Jembatan Alamanda 

6. Mutiara Pluit

7. Taman Cibodas

8. Embung Nusajaya 

9. Jembatan Galeong 

10.   Jembatan Polor 

11. Komplek DDN 

12. Duren Villa 

13. Puri Kartika 

14. Cipulir Estate

 

TANGSEL
BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:00

Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) BRIN di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), merancang sepatu berbahan dasar karet yang memiliki bobot ringan, nyaman digunakan, serta ramah di kantong.

KOTA TANGERANG
Remaja 15 Tahun Jadi Kurir Ganja 3,4 Kg, Ditangkap di Pul Bus Tanah Tinggi Tangerang

Remaja 15 Tahun Jadi Kurir Ganja 3,4 Kg, Ditangkap di Pul Bus Tanah Tinggi Tangerang

Jumat, 7 Agustus 2026 | 18:58

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja seberat 3,4 kilogram yang dikirim dari Sumatera Utara menuju Jakarta.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill