Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TANGERANGNEWS.com-Polres Metro Tangerang Kota mengeluarkan larangan kegiatan-kegiatan yang dapat menganggu ibadah selama bulan suci Ramadan 1445 Hijriah/2024 Masehi.
Adapun beberapa kegiatan yang dilarang seperti Sahur On The Road (SOTR), perang atau tawuran sarung, bermain petasan hingga balap liar yang dapat mengganggu keamanan, kenyamanan dan ketertiban.
"Kami, mengimbau kegiatan konvoi berkedok sahur on the road untuk ditiadakan, kita jaga kesucian dan kekhusyuan bulan Ramadan," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi, Jumat 8 Februari 2024.
Menurutnya, kegiatan seperti konvoi di malam hari atas nama SOTR lebih banyak menimbulkan hal negatif, lantaran berpotensi terjadi gesekan maupun aksi tawuran di jalan.
Ada konsekuensi hukum bila melakukan aksi-aksi yang dapat membahayakan keselamatan orang lain tersebut.
"Saya meminta agar masyarakat dapat melakukan kegiatan-kegiatan produktif. Perbanyak ibadah, bertadarus dan beri'tikaf di masjid," ujarnya.
Selain kegiatan konvoi, polisi juga melarang warga membakar atau menyalakan petasan karena membahayakan.
"Main petasan juga demikian, dilarang penggunaannya. Karena mengganggu yang shalat tarawih dan sebagainya, lakukan hal yang dapat menambah nilai ibadah selama ramadhan," ujarnya.
Terhadap tempat hiburan malam, Kapolres juga meminta untuk mentaati ketentuan sebagaimana Surat Edaran Wali Kota Tangerang No:556/2658-Disbudpar/2024 tanggal 6 Maret 2024 tentang pengaturan jam buka rumah makan dan penghentian sementara jasa usaha hiburan umum pada Bulan Suci Ramadan 1445 H.
"Mari kita saling menghargai orang yang berpuasa, tempat hiburan tutup sesuai ketentuan. Kami bersama-sama dengan Pemda akan terus memonitor dan mengecek pelaksanaannya agar bisa berjalan dengan aman, lancar dan tertib," tutup Zain.
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TODAY TAGWarga Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang menggeruduk, sebuah rumah kontrakan yang dijadikan praktik prostitusi online, pada Sabtu 1 Agustus 2026 malam.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews