Connect With Us

Ini Harga Tiket Bus di Terminal Poris Plawad Tangerang Jelang Lebaran 2024

Yanto | Selasa, 26 Maret 2024 | 23:24

Penumpang membeli tiket bus di loket Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Selasa 26 Maret 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Harga tiket bus di Terminal Poris Plawad Kota Tangerang mulai mengalami kenaikan meski belum masuk musim arus mudik Lebaran 2024, Selasa 26 Maret 2024.

Setidaknya ada beberapa agen besar di terminal tersebut, yang biasa dimanfaatkan masyarakat untuk menjadi transportasi mudik tujuan Pulau Jawa dan Sumatera, seperti PO Sinar Jaya dan DAMRI. 

 

Berikut ini daftar harga tiket PO Sinar Jaya untuk tujuan Jawa:

  1.   Tangerang - Pekalongan Bisnis AC kursi 2/3 Rp220.000

  2.   Tangerang - Pekalongan Non Eksekutif Non Toilet Rp 280.000 - Rp 300.000.

  3.   Tangerang - Jogja Kelaten Jalur Selatan Exsekutif (leg rest) Penopang Kaki Rp470.000.

  4.   Tangerang - Wonogiri Eksekutif Class Rp550.000

  5.   Tangerang - Purworejo Non Toilet Rp370.000

  6.   Tangerang - Surabaya Eksekutif Regres Rp640.000 untuk Suite Class 940.000

  7.   Tangerang - Banyuwangi Suite Class Rp990.000

  8.   Tangerang - Madura Eksekutif Class Rp760.000

  9.   Tangerang - Malang Leg Rest  Rp700.000

 

Berikut ini daftar harga tiket PO Sinar Jaya untuk tujuan Sumatera:

  1.   Tangerang - Pringsewu Eksekutif Non Toilet Rp440.000

  2.   Tangerang - Kota Bumi Eksekutif Non Toilet Rp440.000

  3.   Tangerang - Km 11 Palembang Eksekutif ditambah makan Rp490.000

 

Berikut ini daftar tiket PO DAMRI pemberangkatan khusus dari Gambir tujuan Sumatera:

  1.   Gambir-Bandar Jaya, keberangkatan dari loket DAMRI St. Gambir setiap hari pukul 21.00 WIB. Tarif: Rp280.000;

  3.   Gambir-Pasar Pulung Kencana, keberangkatan dari loket DAMRI St. Gambir setiap hari pukul 20.00 WIB. Tarif: Rp310.000;

  4.   Gambir-Kota Bandar Lampung Keberangkatan: dari loket DAMRI St. Gambir setiap hari pukul 10.00, 19.00, 20.00, 21.00, dan 22.00 WIB. Tarif: Rp255.000;

 

Dian penjaga loket PO Sinar Jaya berkeyakinan kondisi armada bus antar kota dan antar provinsi (AKAP) sudah layak pakai serta tidak ada masalah apapun.

Selain itu, juga sudah melewati ramp check oleh petugas Dinas Perhubungan Kota Tangerang.

"Alhamdulillah untuk bus layak, semua sudah layak pakai tinggal para calon pemudik pesan Tiket untuk berpulang di kampung halaman dengan selamat," jelasnya.

Sementara itu, Mella penjaga loket PO DAMRI bersyukur tingkat penjualan tiketnya ke wilayah Sumatera mengalami peningkatan.

"Ada peningkatan penjualan tiket, tapi perlu diingat ini pemberangkatan bus DAMRI di Gambir, cuma belinya di sini," katanya.

 

KOTA TANGERANG
Pesan Rektor UMT untuk Lulusan FISIP 2026: Jangan Berhenti Belajar Setelah Pegang Ijazah

Pesan Rektor UMT untuk Lulusan FISIP 2026: Jangan Berhenti Belajar Setelah Pegang Ijazah

Senin, 21 September 2026 | 20:00

Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Dr. Warsito, M.Si., meminta para lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) untuk tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill