Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Memasuki arus mudik Lebaran 2024, puluhan sopir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, menjalani tes urine, Kami 4 Maret 2024.
Ter tersebut dilakukan langsung petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang. Para sopir satu per satu dipanggil petugas, lalu secara bergantian dimita menyerahkan air seninya dalam wadah khusus untuk diperiksa.
Ketua Tim Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Tangerang Muhammad Farhan menjelaskan, tes urine ini dilakukan kepada para pengemudi yang hendak membawa para penumpang mudik Lebaran Idul fitri 2024.
Tujuannya agar memastikan mereka sehat dan tidak dalam pengaruh zat narkoba, sehingga aman dalam berkendara.
“Yang dites urine sopir dan kernet bus. Ada surat pernyataan negatif narkoba, menjadi syarat penting untuk izin jalan atau keluar Terminal Poris Plawad,” ungkap Farhan.
Sementara itu, Kepala Terminal Poris Plawad Alwien Athena menjelaskan penumpang mudik Lebaran saat ini khusus di Terminal Poris belum terjadi peningkatan secara signifikan. Kemungkinan lonjakan jumlah penumpang terjadi pada tanggal 07 dan 08 April 2024.
"Kalau kita lihat data saat ini masih terpantau sangat lancar. Penumpang arus mudik masih stabil," ujarnya
Selain mengadakan tes urine, pihak Terminal Poris Plawad juga menyediakan Posko Kesehatan, Posko Mudik dan pengamanan wilayah yang didukung oleh pihak Polri-TNI.
"Kami sangat mendukung penuh atas dilakukan sosialisasi tes urine, supaya mengetahui buat para sopir yang terindikasi pengguna narkoba. Saya memastikan semua sopir yang ada di Terminal Poris bebas dari narkoba," imbuh Alwien.
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TODAY TAGTugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Masalah limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang sering kali mencemari lingkungan kini menemukan solusi inovatif.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews