Connect With Us

Korban Tenggelam di Sungai Cisadane Bocah 15 Tahun, Diduga Terbawa Arus saat Berenang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 23 Mei 2024 | 20:27

Petugas BPBD dan Tagana masih melakukan pencarian bocah 15 tahun yang tenggelam di Sungai Cisadane, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis 23 Mei 2024, malam. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Korban tenggelam di Sungai Cisadane, dekat Pemakaman Tanah Gocap, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis 23 Mei 2024, sore, adalah bocah berusia 15 tahun berinisial MH alias Yongki.

Kapolsek Karawaci Kompol Antonius menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Menurut keterangan saksi, korban bersama dengan tiga temannya sedang berenang di bantaran Sungai Cisadane dekat perahu sandar.

"Kemudian korban terbawa arus, lalu tenggelam. Sempat dilakukan pencarian oleh teman-temannya namun tidak ditemukan," jelasnya.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Karawaci. Atas laporan tersebut petugas langsung mendatangi TKP, mencari identitas korban, mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan menghubungi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang.

Korban yang merupakan warga Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang itu masih dalam pencarian petugas.

"Sampau pukul 20.00 WIB, pencarian korban masih berlangsung dengan melibatkan BPBD, Tagana dan petugas Pemadam Kota Tangerang," kata Kapolsek.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill