Connect With Us

Eksepsi Paspor Ditolak, Gayus Kelelahan

| Selasa, 7 Juni 2011 | 15:23

Gayus saat sidang di PN Tangerang. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-Persidangan pemalsuan paspor dengan terdakwa Gayus Halomoan Tambunan dilanjutkan dengan tanggapan atas eksepsi Gayus. Jaksa menolak eksepsi tersebut. Gayus pun murung dan mengaku kelelahan.

Sidang ini digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Jl TMP Taruna, Tangerang, Selasa (7/6/20911). Dalam tanggapannya, jaksa di depan Ketua Majelis Hakim Syamsul Bahri Harahap menolak seluruh eksepsi Gayus.

"Keberatan kuasa hukum Gayus soal permintaannya persidangan ini tidak dilanjutkan, dan harus pindah ke PN Jakarta Timur, tidak memenuhi ketentuan yang diatur dalam pasal 156 ayat 1 KUHP," kata Putri Ayu Wulandari salah seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Tangerang.

JPU yang berjumlah tujuh orang itu menyampaikan kepada majelis hakim agar menolak semua keberatan yang diajukan kuasa hukum Gayus. "Menyatakan PN Tangerang berwenang memeriksa dan mengadili perkara pemalsuan parpor Gayus. Dan menolak semua keberatan tim penasihat hukum Gayus," tegas Putri.

Dalam sidang sebelumnya, tim penasehat hukum Gayus mengajukan empat keberatan. Dakwaan dianggap tidak cermat, jelas dan lengkap. Dakwaan dianggap menyimpang dari pedoman teknis. Kalimat surat dakwaan dianggap tidak cermat, jelas dan lengkap. Terakhir, pencantuman dasar hukum salah dan tidak jelas.

Gayus tampak murung atas penolakan jaksa. Kepada hakim, Gayus malah curhat soal kondisi tubuhnya yang kelelahan.

"Majelis hakim saya minta pertimbangan, dari LP Cipinang ke Tangerang memakan waktunya satu jam setengah. Dari Tangerang ke Cipinang satu jam setengah. Sampai di Lapas Cipinang, badan saya sakit-sakit, kecapekan," ujarnya. (DRA)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:30

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang mencatatkan posisi sebagai bandara tersibuk kedua di kawasan Asia Tenggara, berdasarkan laporan OAG Southeast Asia Aviation Market edisi Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill