Connect With Us

Damkar Kena Prank Laporan Kebakaran di Klaster Premier Park 2 Tangerang, Warga Jadi Resah

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 28 Juni 2024 | 13:34

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang saat mendatangi Klaster Premier Park 2, Modernland, Cikokol, yang ternyata mendapat laporan hoaks terkait kebakaran, beberapa waktu lalu. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang mendapat laporan terkait kebakaran di Klaster Premier Park 2, Modernland, Cikokol.

Namun saat datang ke lokasi, ternyata laporan tersebut palsu karena tidak terjadi apapun. Padahal, petugas telah membawa armada damkar dengan personel berseragam lengkap yang siap memadamkan api.

Buntut dari laporan prank itu juga membuat penghuni klaster resah, karena mengira terjadi kebakaran di pemukiman mereka.

Hanny, Estate Manager Perkumpulan Penghuni Premier Park Dua (P4D) membenarkan terkait kedatangan petugas Damkar bersama Satpol PP Kota Tangerang tersebut pada pekan lalu.

Kedua instansi tersebut mempertanyakan perihal kebenaran adanya kebakaran atau pembakaran lahan dari video yang didapatkan.

Mereka satu sama lain memperlihat rekaman video yang berisi asap dampak dari pembakaran, serta foto anak kecil terbaring lemah karena sakit.

“Saya katakan kepada mereka, di Premier Park 2 tak terjadi kebakaran, juga pembakaran lahan oleh warga. Bulan sebelumnya memang ada pembakaran lahan, tapi bukan di pemukiman, melainkan lahan pemakaman (TPU) milik warga Kelurahan Cikokol," jelasnya Kamis  27 Juni 2024.

Menurutnya yang dibakar oleh warga sekitar adalah daun kering. Asapnya memang masuk ke sebagian blok Premier Park 2, tapi tidak seluruhnya.

Sedangkan isi rekaman video itu merupakan pembakaran daun kering pada pertengahan bulan Mei 2024. Adapun terkait foto anak kecil yang sakit akibat asap, Hanny menjelaskan tidak tahu persis apakah warga Premier Park 2.

"Sebenarnya tidak mengkhawatirkan, sebab akan hilang sendiri terbawa angin. Kalau anak kecil di komplek ini kan banyak. Saya tak mengetahui persis satu per satunya,” tambah Hanny.

Kemudian, pasca kedatangan Damkar ke klaster, membuat warga bingung dan bertanya-tanya perihal siapa yang memberikan informasi hoaks adanya kebakaran tersebut.

“Dampak psikologis warga atas kedatangan mendadak Damkar dan Satpol PP terjadi pada pekan silam itu ternyata belum hilang. Setiap hari mereka masih bertanya, siapa yang iseng dengan pengaduan hoaks itu,” katanya.

Petugas Satpol PP Kota Tangerang Rizky, ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya bersama Damkar menyambangi Klaster Premier Park 2, setelah mendapat laporan adanya kebakaran lahan hingga asapnya mengganggu warga setempat.

“Saya dan beberapa penyidik Satpol PP datang ke sana, tapi ternyata tak ada kebakaran maupun lahan dibakar. Katanya  itu peristiwa lama, pembakaran daun kering di TPU warga pemukiman sebelah. Yang melapor kepada kami katanya anggota dewan,” jelas Rizky.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

KOTA TANGERANG
Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:18

Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill