Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan melakukan monitoring hari pertama sekolah pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, Senin 15 Juli 2024.
Hal ini untuk memastikan tidak ada aksi perpeloncoan atau bullying yang dilakukan kakak kelas terhadap siswa baru tahun ajaran 2024/2025.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin turut hadir melakukan monitoring khususnya pada siswa baru di SMP 4 Kota Tangerang, SDN Sukasari 4 dan SDN Sukasari 5.
"Hari ini, kami ingin memastikan sekolah hari pertama berjalan lancar. Seperti kuota sekolah apakah terpenuhi dan Alhamdulillah di SMP 4 Kota Tangerang seluruh siswa yang diterima melakukan daftar ulang. Kami juga pastikan tentunya tidak ada perundungan selama MPLS," ungkapnya.
Sementara itu, Kadis Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin menuturkan, MPLS akan dilaksanakan selama tiga hari hingga Rabu 17 Juli 2024.
Kegiatan MPLS akan diisi tentang bagaimana cara belajar dengan efektif, hingga berdemokrasi untuk memilih perangkat kelas.
"Nanti juga mereka pastinya akan dikenalkan kepada para guru yang mengajar dan di hari terakhir akan ada pemberian jadwal pelajaran selama satu semester. Intinya, MPLS berisi dengan pengenalan lingkungan sekolah," tuturnya.
Diharapkan, para siswa baru dapat meningkatkan prestasi dan belajar dengan nyaman baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta. Terpenting, anak-anak dapat menjadi kreatif dan inovatif.
"Paling penting adalah anak-anak dapat menjadi kreatif dan inovatif serta mengikuti kegiatan belajar dan mengajar dengan baik. Sehingga, mereka mampu meraih cita-cita di masa depan," tutup Jamal.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGPernyataan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Banten yang menilai kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang layak menjadi percontohan nasional menuai kritik keras dari kelompok masyarakat.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak menemukan bukti meyakinkan bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews