Connect With Us

PIN Polio Kota Tangerang Dimulai Besok, Sasar 245.257 Anak Usia 0-7 Tahun

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 22 Juli 2024 | 18:34

Pemeriksaan kesehatan balita di Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahun 2024 di Kota Tangerang akan dimulai secara serentak di serentak di 13 kecamatan, pada Selasa 23 Juli 2024.

Kepala Dias Pendidikan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyatakan, dengan target sasaran sebanyak 245.257 anak atau anak usia 0-7 tahun atau rentang kelahiran mulai 24 Juli 2016, PIN nOPV2 akan dilakukan dalam dua putaran.

Putaran pertama yaitu dosis satu pada 23 -29 Juli dan sweeping pada 30 Juli hingga 3 Agustus. Sedangkan putaran kedua atau dosis dua, akan dilakukan pada 6-12 Agustus dan sweeping pada 13-17 Agustus.

“PIN Polio akan dilakukan di seluruh puskesmas, posyandu, rumah sakit (RS), Rumah Sakit Ibu Anak (RSIA), klinik, sekolah, pos pelayanan imunisasi lainnya di bawah koordinasi Dinas Kesehatan atau Puskesmas,” jelas dr. Dini, Senin 22 Juli 2024.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk turut menyukseskan PIN Polio. Sebab, imunisasi ini aman, gratis, dan sangat penting untuk melindungi anak-anak kita dari kelumpuhan.

"Bawa anak Anda yang berusia 0-7 tahun ke posyandu, puskesmas, sekolah atau pos layanan imunisasi terdekat pada tanggal 23 Juli besok jangan lupa bawa buku KIA,” ajak dr. Dini.

Lanjutnya, meski anak sudah pernah diimunisasi, tetap perlu datang untuk dosis tambahan. Jika ada keraguan, tanyakan pada petugas kesehatan.

“Ingat, setiap tetes vaksin polio melindungi tidak hanya anak Anda, tapi juga seluruh masyarakat. Bersama-sama, kita jaga Indonesia tetap bebas dari penyakit polio. Ayo, lindungi anak kita, lindungi masa depan bangsa!” tutup dr. Dini.

Sebagai informasi, data keamanan vaksin nOPV2 telah dikaji oleh Global Advisory Committee on Vaccine Safety (GACVS) dan Global Polio Eradication Initiative (GPEI). Vaksin ini juga mendapat izin edar dari Badan POM dan WHO.

BANTEN
Dampak Abu Vulkanik, Dindikbud Banten Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh

Dampak Abu Vulkanik, Dindikbud Banten Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 September 2026 | 21:57

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) secara resmi mengeluarkan imbauan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar dari rumah bagi seluruh satuan pendidikan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Kota Tangerang Terpapar Abu Vulkanik, DLH Sebut Kualitas Udara Masih Aman

Kota Tangerang Terpapar Abu Vulkanik, DLH Sebut Kualitas Udara Masih Aman

Senin, 7 September 2026 | 17:45

Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau ke wilayah Banten, termasuk Kota Tangerang, menyebabkan penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) seluruh sekolah dan penutupan Bandara Soekarno-Hatta demi keselamatan masyarakat.

TANGSEL
Tangsel Hanya Terapkan PJJ Sehari Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Tangsel Hanya Terapkan PJJ Sehari Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 | 18:22

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) turut memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar dari Rumah (BDR) sementara waktu bagi seluruh satuan pendidikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill