Connect With Us

FIP UPH Tangerang Hadirkan Prodi Profesi Guru, Targetkan Terima 630 Mahasiswa

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 2 Agustus 2024 | 09:33

UPH Karawaci Tangerang buka prodi Profesi Guru. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangrang resmi mendapatkan izin untuk Program Profesi Guru (PPG) pada Mei 2024.

Izin ini diberikan untuk tiga Program Studi (Prodi) yaitu Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Bahasa Inggris.

Pada 14 Juni 2024, Wakil Dekan FIP UPH Budi Wibawanta menerima Surat Keputusan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nomor 342/E/O/2024 di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Jakarta. 

Budi menyatakan izin ini merupakan langkah besar bagi pihaknya untuk berkontribusi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

"Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan menyediakan program-program yang dapat mencetak guru-guru berkualitas. Semoga program profesi ini dapat menjawab kebutuhan akan guru profesional,” ungkapnya, Jumat 2 Agustus 2024.

Menurutnya, kebutuhan akan guru profesional yang bersertifikat semakin mendesak, terutama untuk menggantikan jumlah guru yang memasuki usia pensiun.

Berdasarkan data Kemendikbudristek pada tahun 2024, terdapat sekitar 222.061 guru yang akan pensiun, dengan rata-rata sekitar 70.000 guru pensiun per tahun.

Selain itu, distribusi guru secara nasional masih belum merata, dengan 21 provinsi masih kekurangan tenaga guru. Kualitas guru juga menjadi perhatian, di mana 25 persen dari guru yang ada memiliki kemampuan akademis dan pedagogis yang kurang memadai. 

"Dengan adanya Program Pendidikan Profesi Guru ini, FIP UPH berkomitmen untuk berkontribusi dalam program pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan sertifikasi guru," jelas Budi.

Pada tahun ajaran 2024-2025, FIP UPH berharap dapat menerima 630 yag terdiri dari 270 mahasiswa Program Profesi Guru Prajabatan (PPG Prajab) dan 360 mahasiswa Program Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG Daljab).

Pemerintah akan mengirimkan calon-calon guru yang lolos seleksi untuk mengikuti program ini di FIP UPH. 

Program ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan akan guru profesional yang tidak hanya memiliki kompetensi tinggi, tetapi juga mampu mengajar dengan efektif dan inovatif.

"Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, sejalan dengan visi menciptakan pendidikan yang transformatif dan berkelanjutan," tambah Budi.

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas guru di Indonesia, FIP UPH juga akan berencana mengajukan Program Profesi Guru untuk beberapa program studi lainnya.  

FIP UPH terus berkomitmen untuk menjadi mitra dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional melalui penyediaan program-program unggulan yang dapat mencetak guru-guru berkualitas, Takut akan Tuhan, dan siap berdampak positif serta mengabdi untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

HIBURAN
Gaya Idol di Atas Panggung, 86 Anak Ramaikan Kids Dance Competition Paramount Petals

Gaya Idol di Atas Panggung, 86 Anak Ramaikan Kids Dance Competition Paramount Petals

Senin, 28 September 2026 | 09:07

Panggung Community Club Paramount Petals diramaikan aksi 86 anak dan remaja yang tampil bak idol dalam Paramount Petals Kids Dance Competition 2026.

BANTEN
Polisi Bongkar Penjualan Solar Subsidi Ilegal di Banten, Dua Jadi Tersangka

Polisi Bongkar Penjualan Solar Subsidi Ilegal di Banten, Dua Jadi Tersangka

Senin, 28 September 2026 | 21:07

Polda Banten mengungkap dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di wilayah Kabupaten Serang.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill