Nike PHK Massal Lagi, Ribuan Karyawan Terancam Dipangkas
Jumat, 24 April 2026 | 12:32
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
TANGERANGNEWS.com-Sosok pemilik Panti Asuhan Yayasan Darusallam An'nur di kawasan Kunciran Indah, Pinang, Kota Tangerang, dikenal warga sebagai sosok yang suka menolong dan bersedekah.
Sebelum terbongkarnya kasus pencabulan terhadap anak panti, seorang warga yang enggan disebutkan namanya bercerita yayasan tersebut sudah berdiri sejak 15 tahun yang lalu. Pemiliknya pria berinisial S, kerap membantu warga.
"Orangnya sih kalau keluar baik, tidak pelit, suka berbagi rejeki kepada warga sekitar," katanya, Minggu 6 Oktober 2024.
Ia pun tidak menyangka ketika mengetahui ternyata S ditangkap polisi lantaran mencabuli anak asuhnya sendiri. Bahkan ketika awal kasus itu viral, S membantah dan menyebutnya hoaks.
"Benar-benar tidak menyangka saja, yang awalnya pelaku bilang informasi tersebut hoaks justru terbukti," ujarnya.
Aen, warga Kunciran Indah menceritakan asal-usul yayasan itu berdiri. Menurutnya yayasan sudah ada sejak ia masih duduk di bangku sekolah Dasar (SD) sekitar belasan tahun lalu.
Awalnya, yayasan itu tempat untuk mengaji bagi anak-anak warga sekitar.
"Pemilik yayasan suka beramal tidak tanggung-tanggung. Sama warga luar biasa baik. Namun saat mendengarkan informasi ini sangat disayangkan sekali," katanya.
Ia, mengetahui kasus itu tersebut saat salah satu korban berani speak up kepada Aktris Dean Desvi. Sejumlah warga sekitar pun tidak percaya, bahkan sampai saat ini masih ada yang membela pelaku.
"Saya yang awalnya ragu jadi percaya 100 persen. Tapi masih ada juga yang tidak percaya, mungkin karena image pelaku yang selama ini suka membantu," imbuhnya.
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews