Connect With Us

Kota Tangerang Punya Batik Baru Motif Sundara Loka

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 3 November 2024 | 14:42

Peluncuran batik Kota Tangerang motif Sundara Loka, Jumat 1 November 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi meluncurkan motif batik terbaru, yakni “Batik Sundara Loka”.

Batik ini diluncurkan pada Festival Kebudayaan Kota Tangerang 2024 yang berlangsung di Taman Elektrik, Puspem Kota Tangerang, Jumat 1 November 2024. 

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin mengatakan peluncuran ini bertujuan untuk melestarikan dan mempromosikan budaya lokal Kota Tangerang, serta mendukung industri kreatif di Kota Tangerang.

"Motif batik sundara loka merupakan hasil karya anak bangsa pada event lomba desain digital art kemeja motif batik Kota Tangerang, pada event Tangerang Digital Festival Vol 2, Agustus lalu," ungkap Nurdin. 

Setelah dilaunching, Pemkot Tangerang akan memperkenalkan secara massif untuk nantinya bisa mulai digunakan oleh para pegawai Pemkot Tangerang lebih dulu.

Selanjutnya, akan terus dimassifkan untuk masyarakat umum. 

Sementara itu, Kepala Bidang Diseminasi Informasi dan Komunikasi Publik (DIKP) Diskominfo Kota Tangerang Ian Chavidz Rizqiullah menjelaskan, motif batik sundara loka berasal dari kata sansekerta.

Sundara bermakna keindahan, sedangkan loka berarti dunia atau tempat. 

"Nama ini mencerminkan keindahan Kota Tangerang sebagai tempat yang harmonis dan sejahtera. Motif menyerupai lereng bermakna kesucian dan kekuatan," papar Ian. 

Motif ini menggambarkan keanekaragaman Kota Tangerang yang kaya akan budaya, wisata, cagar budaya dan sejahtera yang memancarkan keindahan dari keanekaragaman dengan makna dan harapan.

"Agar kehidupan di Kota Tangerang selalu dipenuhi dengan keharmonisan, kebahagiaan, rasa kasih sayang dan saling mencintai," tambahnya. 

Diketahui, motif pada batik sundara loka terdiri dari delapan elemen yakni dayung di Sungai Cisadane, Perahu Naga, Jembatan Berendeng, Bendungan Pintu Air Sepuluh, Masjid Kali Pasir, Kelenteng Boen Tek Bio, Masjid Raya Al-A’zhom dan Benteng Heritage. 

"Dengan motif batik Kota Tangerang ini, diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mengenakan batik dan menjadikan batik sebagai bagian dari identitas budaya Kota Tangerang," katanya.

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

KOTA TANGERANG
Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Rabu, 23 September 2026 | 19:38

Indonesia kini memasuki fase baru dalam transisi energi yang didorong oleh pesatnya ekspansi energi terbarukan serta peningkatan permintaan listrik dari sektor industrialisasi, elektrifikasi, dan perkembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill