Connect With Us

Pembangunan Asrama Haji Banten Segera Rampung, Fasilitas Setara Hotel Bintang 5

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 5 Februari 2025 | 00:47

Pj Gubernur Banten A Damenta saat meninjau pembangunan Asrama Haji Grand El Hajj Provinsi Banten di Jl Hasyim Ashari, Cipondoh, Kota Tangerang, Senin 3 Februari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Jemaah haji asal Provinsi Banten kini tidak perlu jauh-jauh ke embarkasi Pondok Gede. Pasalnya Provinsi Banten kini memiliki embarkasi sendiri bernama Asrama Haji Grand El Hajj, yang pembangunannya ditargetkan segera rampung tahun ini. 

 

Pj Gubernur Banten A Damenta mengaku bangga. Sebab, Asrama Haji Grand El Hajj Provinsi Banten memiliki fasilitas hotel bintang lima. 

“Jadi jamaah haji asal Banten ke depan tidak perlu jauh-jauh lagi ke embarkasi Pondok Gede. Karena kita sudah memiliki embarkasi sendiri,” ungkap A Damenta usai meninjau pembangunan Asrama Haji Grand El Hajj Provinsi Banten di Jl Hasyim Ashari, Cipondoh, Kota Tangerang, Senin 3 Februari 2025.

Pembangunan Asrama Haji Grand El Hajj Provinsi Banten merupakan kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Provinsi Banten, serta Kota Tangerang, sehingga penggunaannya bisa menjadi hak memiliki yang bersama. 

Asrama Haji Grand El Hajj Provinsi Banten direncanakan akan menampung jamaah haji dari Bandar Lampung dan Jakarta. Oleh karenanya, harus dikelola secara optimal dan baik sehingga bisa mendapatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Ini harus dikelola dengan baik,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Banten Nanang Fatchurrochman menambahkan, pembangunan asrama haji ini sudah dimulai sejak tahun 2021 lalu, yang terbagi pada lima tahap.

“Di tahun 2025 ini merupakan tahapan akhir,” katanya.

Dijelaskan Nanang, rencana pembangunan tahap akhir tersebut meliputi satu gedung tujuh lantai dengan luas bangunan 48X24 meter yang di dalamnya terdapat fasilitas 120 unit kamar dengan kapasitas tempat tidur sebanyak 420 orang.

“Lalu aula dengan kapasitas 500 orang, dapur umum, dan area manasik haji,” ujar Nanang.

Tahun 2025 ini merupakan batas akhir pembangunan gedung penginapan dan dapur.

Jika itu sudah selesai dilakukan maka Kementerian Agama bersama Pemprov Banten sudah dapat berkonsentrasi pada pelayanan jamaah haji.

Dalam proses penyelesaian pembangunannya, ada beberapa kebutuhan penunjang yang akan dilengkapi agar Asrama Haji Grand El Hajj Provinsi Banten bisa dijadikan embarkasi, kebutuhannya meliputi penataan lingkungan, kebersihan dan keindahan serta penataan drainase dan sistem pencegahan banjir.

Kemudian pematangan lahan untuk jalan lingkungan antar bangunan dan area parkir. Terakhir pembangunan masjid.

“Estimasi luas lahan yang dibutuhkan sekitar 2,2 hektar,” pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
6.700 Pelari Ramaikan Night Run Gading Serpong, Hidupkan Ekonomi Lokal dan Aksi Sosial 

6.700 Pelari Ramaikan Night Run Gading Serpong, Hidupkan Ekonomi Lokal dan Aksi Sosial 

Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:14

Sebanyak 6.700 pelari meramaikan Gemilang KORPRI Night Run 2026 di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 10 Oktober 2026.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Kamis, 8 Oktober 2026 | 18:44

Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill