Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera
Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TANGERANGNEWS.com-Sebuah pohon besar dengan ketinggian belasan meter menimpa bangunan SMP Negeri 1 Kota Tangerang, Rabu 05 Februari 2025.
Dari pantauan TangerangNews di lokasi, pohon yang berada di luar lingkungan sekolah itu tumbang hingga menimpa atap bangunan kamar mandi siswa.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, saat siswa dan siswi hendak belajar di dalam ruangan.
Ansor, saksi mata menceritakan pohon berukuran besar itu tiba-tiba saja tumbang. Padahal cuaca sedang cerah, tidak ada hujan maupun angin kencang.
Ia mengetahui peristiwa itu saat terdengar suara sangat keras seperti bangunan roboh.
"Tadi saya melihat, bunyi keras lalu saya nengok ada pohon berukuran ukuran besar tumbang menimpa bangunan sekolah," ujar Ansor.
Ansor menambahkan tumbangnya pohon membuat panik para siswa dan siswi yang berada kelas saat sedang belajar. "Para siswa pada keluar kelas untuk melihat kejadian tersebut," ujarnya.
Masih dikatakan Ansor, pohon tersebut posisinya memang berdekatan dengan ruangan kelas. Tumbangnya pohon diduga akibat tanah yang tidak kuat menahan beban, hingga bagian akar pohon terangkat.
"Tadi pagi sih tidak ada angin maupun hujan, tiba-tiba pohon tersebut tumbang," ungkapnya.
Sementara berdasarkan informasi dari pihak SMP Negeri 1 Kota Tangerang, tidak ada siswa yang menjadi korban atas insiden itu.
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TODAY TAGPT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten meresmikan fasilitas pengisian daya berkapasitas besar dengan hadirnya SPKLU Center Signature 400 kW di Scientia Garden, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.
Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews