Ritual Usir Jin Jadi Kedok Guru Ngaji di Tangerang Rudapaksa 4 Murid Perempuan
Senin, 27 April 2026 | 21:01
Kedok aksi bejat guru ngaji berinisial AK, 33, di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, akhirnya terbongkar.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dan Pemerintah Provinsi Banten bersinergi merumuskan langkah-langkah strategis yang perlu segera diimplementasikan, untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi.
Hal itu dilakukan Wali Kota Tangerang H Sachrudin dengan peninjauan langsung ke sejumlah titik bendungan bersama jajaran dan perwakilan UPTD Pengelolaan DAS Cidurian-Cisadane dari Pemprov Banten.
“Alhamdulillah, komunikasi kami berjalan sangat baik. Pemprov Banten telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk perbaikan Bendungan Sarakan yang menjadi salah satu titik kunci pengendalian aliran air menuju wilayah Tangerang Raya dan Kota Tangerang,” ungkap Sachudin, pada Kamis 17 April 2025.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Banten, Andra Soni, atas atensi dan dukungan yang diberikan terhadap upaya pengendalian banjir di Kota Tangerang.
Selain menjalin sinergi dengan Pemprov, Pemkot Tangerang juga mengambil langkah konkret melalui pembangunan tandon air sebagai bagian dari solusi jangka menengah.
Adapun tandon air yang akan dibangun di tahun 2025 berlokasi di Paninggilan, Bugel, Vila Japos, komplek Duta Bintaro dan Cipadu.
“Pembangunan tandon ini diharapkan dapat menampung air limpasan serta mengurangi risiko banjir di wilayah sekitarnya,” jelas Sachrudin.
Ia pun berharap bahwa sinergi bersama Pemprov Banten serta upaya mandiri yang telah dilakukan dapat memberikan perubahan nyata dan perlindungan maksimal bagi masyarakat dari ancaman banjir yang berulang.
“Dengan kerja sama dan keseriusan seluruh pihak, insya Allah kita bisa memberikan solusi yang berkelanjutan bagi masyarakat Kota Tangerang dan kawasan Tangerang Raya,” pungkasnya.
TODAY TAGKedok aksi bejat guru ngaji berinisial AK, 33, di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, akhirnya terbongkar.
Insiden kecelakaan hebat terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin 27 April 2026 malam, melibatkan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi dan KRL Commuter Line tujuan Cikarang.
Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews