Connect With Us

Pegadaian di Tangerang Diserbu Warga

| Selasa, 6 September 2011 | 18:38

 
TANGERANG-Sepekan pasca liburan lebaran, warga banyak yang menggadaikan barang berharga miliknya mulai dari perhiasan hingga barang elektronik di Kantor Pegadaian. Para warga ini telah kehabisan uang karena dipergunakan untuk biaya liburan lebaran.
 
"Selama sepekan ini permintaan kredit pasti meningkat pesat. Seperti pada Senin (5/9) lalu, kredit yang kami kucurkan hingga mencapai Rp 1,2 miliar. Biasanya permintaan kredit berkisar Rp 500 hingga Rp 600 juta/hari," ucap Pimpinan Pegadaian Tangerang Yul Afian ketika ditemui di kantirnya di Jalan A Dimyati, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Selasa (6/9).
 
Menurut Yul, angka penebusan juga terbilang tinggi. Untuk hari Senin lalu mencapai Rp 990 juta, atau meningkat hampir tiga kali lipat dari biasanya. Sementara permintaan kredit Selasa kemarin, mencapai Rp 800 juta. Sedangkan penebusan Rp 600 juta. "Mungkin masyarakat sudah kehabisan uang karena lebaran. Jadi sekarang kembali menggadaikan barang miliknya," ucapnya.
 
Yul mengatakan, Pegadaian Tangerang memiliki 11 unit cabang yang tersebar di seluruh wilayah Tangerang. Dari jumlah itu ada empat unit cabang yang minta tambahan modal kerja masing-masing sebesar Rp 200 juta kepada pihaknya. "Untuk mengantisipasi lonjaklan permintaan kredit ini kami sudah siap dana sekitar Rp 3 miliar," tandas Yul.
 
Sementara itu, Dasri, warga Buaran, Kota Tangerang, sengaja menggadaikan televisinya merek LG 21 inci karena sudah tidak punya uang lagi. "Uang habis saat lebaran, karena yang ada cuma televisi ya terpaksa digadai dulu," tandasnya
 
Namun Dasri kecewa dengan nilai taksiran yang ditawarkan pihak Pegadaian. "Saya maunya digadai Rp 500.000, tapi Pegadaian menaksir cuma Rp 300.000. Ya sudah, saya terima saja. Uang ini untuk kebutuhan hidup sehari-hari," ucapnya.(RAZ)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:28

Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill