Connect With Us

9 Jam dari Desa ke Kota Tangerang, Enok Kurniasih Buktikan Disabilitas Bisa Maju Jadi UMKM Binaan Pertamina

Redaksi | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 17:38

Pemilik UMKM Naza De Coco Enok Sri Kurniasih memperlihatkan produk olahannya di stand MyPertamina Pasar Rakyat di lapangan parkir TangCity Mall, Sabtu 23 Agustus 2025. (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com – Tak ada jarak yang bisa membatasi semangat. Dari desa terpencil di Ciamis, Jawa Barat hingga Kota Tangerang, Enok Sri Kurniasih (51) menempuh 9 jam perjalanan demi membagikan inspirasinya di acara MyPertamina Pasar Rakyat.

Meski seorang disabilitas, ia kini membuktikan diri naik kelas sebagai UMKM binaan Pertamina. Membawa produk inovatif berbasis olahan kelapa dan kecombrang di acara yang digelar Pertamina Patra Niaga di lapangan parkir TangCity Mall, Kota Tangerang, Sabtu-Minggu, 23-24 Agustus 2025. 

Dengan penuh semangat, perempuan tangguh pemilik UMKM Naza De Coco bercerita bagaimana air kelapa yang sering dianggap limbah, ia ubah menjadi produk bernilai tinggi yaitu nata de coco. 

Tak hanya bermanfaat untuk kesehatan, produk olahannya juga punya potensi besar di masa depan. Bahkan, imbuh Enok, riset sudah membuktikan nata de coco bisa dikembangkan menjadi bahan non-pangan, mulai dari masker kecantikan, hingga bahan tekstil ramah lingkungan.

“Dulu saya hanya melihat air kelapa itu dibuang begitu saja. Tapi ternyata dengan fermentasi, jadilah produk yang bisa menyehatkan sekaligus punya prospek bisnis besar. Inilah yang membuat saya terus bersemangat untuk mengembangkan,” ungkapnya penuh semangat.

Bahkan limbah nata de coco pun ia manfaatkan sebagai pupuk organik. Pupuknya memberikan kesuburan tanaman pisang yang buahnya ia olah kembali menjadi keripik aneka rasa. 

Kata Enok, dari situ lahirlah inovasi baru untuk memperkaya varian produk UMKM-nya. 

“Bagi saya, keterbatasan bukan alasan berhenti berkarya. Justru saya ingin membuktikan, teman-teman disabilitas juga bisa sejajar dan ikut membangun negeri,” tambahnya.

Lebih dari itu, ia juga mengolah tanaman hutan honje atau lebih dikenal sebutan kecombrang yang biasanya hanya untuk bumbu dapur, menjadi minuman dan selai roti.  

Selain menyegarkan, minuman sirup kecombrang buatan Enok, dapat memberikan manfaat untuk kesehatan. Seperti menurunkan kadar gula darah, menjaga kesehatan kulit, meredakan nyeri sendi serta menambah vitalitas dan stamina. 

Perjalanan Jadi UMKM Binaan Pertamina

Enok mengaku awalnya ragu, apalagi ia tinggal di desa terpencil. Namun, dengan keuletannya mencari informasi dan berani mencoba, akhirnya ia lolos kurasi sebagai UMKM binaan Pertamina. 

Ia mengaku bersyukur mendapat binaan dari BUMN Pertamina. Di sini ia diberikan berbagai pelatihan insentif supaya produk Naza De Coco naik kelas dan memperluas pasar.

“Alhamdulillah, Pertamina membuka kesempatan untuk UMKM agar bisa naik kelas. Dari yang tadinya gaptek, sekarang saya belajar go digital, masuk ke marketplace, bahkan jadi pemasok ke perusahaan besar. Ternyata kalau kita tekun, pasar yang akan mencari kita,” katanya.

Kini produknya bisa dibeli secara offline maupun online dengan harga terjangkau mulai dari Rp12.000 hingga Rp55.000. 

Perjalanan Enok Sri Kurniasih dari Ciamis ke Kota Tangerang bukan hanya tentang usaha memperkenalkan produknya. Tetapi juga tentang membangkitkan semangat bahwa setiap orang bisa maju bila diberi kesempatan. 

Di MyPertamina Pasar Rakyat, ia mengajak masyarakat untuk tidak sekadar berbelanja, tetapi juga ikut mendukung UMKM lokal agar terus bertumbuh dan memberi manfaat.

MyPertamina Pasar Rakyat Ruang Kebersamaan yang Menginspirasi 

Kisah Enok Sri Kurniasih hanyalah satu dari sekian banyak inspirasi yang hadir di MyPertamina Pasar Rakyat. Acara yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia ini menghadirkan berbagai aktivitas untuk masyarakat, mulai dari tebus murah sembako, promo Bright Gas, hingga semifinal Bright Gas Cooking Competition 2025 dan berbagai hiburan menarik.

VP Marketing PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari mengatakan, kegiatan MyPertamina Pasar Rakyat ini bukan hanya hiburan semata. Tetapi juga ruang kebersamaan yang menginspirasi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan warna dan kebahagiaan bagi masyarakat. Di sini ada banyak UMKM binaan Pertamina yang bisa jadi inspirasi. Bahkan di acara ini, limbah jelantah pun bisa dimanfaatkan, ditukar dengan rupiah untuk kami olah kembali menjadi produk bermanfaat,” jelasnya.

MyPertamina Pasar Rakyat terbuka gratis untuk masyarakat. Cukup menunjukkan aplikasi MyPertamina, pengunjung bisa ikut merasakan pengalaman berbeda. 

Bisa berbelanja hemat, menikmati kuliner, mendukung UMKM lokal, sekaligus menyerap inspirasi dari kisah-kisah perjuangan para pelaku UMKM seperti yang ditunjukkan Enok Sri Kurniasih.

MyPertamina Pasar Rakyat mendapat sambutan positif masyarakat Kota Tangerang. Rahmat, warga Kecamatan Karawaci, datang bersama keluarga untuk berbelanja sambil menikmati kuliner dan berbagai keseruan acara. 

"Keren acaranya. Banyak hiburan dan produk UMKM yang bagus-bagus. Kulinernya juga enak, mungkin mereka UMKM binaan Pertamina yang sudah terseleksi," sebut Rahmat. 

Ia menilai event MyPertamina Pasar Rakyat di Kota Tangerang tidak hanya sarana hiburan, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk berwirausaha.  

"Saya jadi termotivasi terjun ke UMKM. Karena potensinya luar biasa, peluangnya bisa membuka lapangan kerja," pungkas Rahmat. 

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

KAB. TANGERANG
Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Percakapan Terakhir Ojol Korban Begal dengan Istri: Insyaallah Hari Ini Ayah Bawa Beras

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:21

Suasana duka masih menyelimuti kediaman ATP, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dibegal saat tengah beristirahat di kawasan Perumahan Villa Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill