Connect With Us

Diduga Debt Collector dan Pengendara Ribut Gegara Mau Tarik Motor di Cipondoh

Rangga Agung Zuliansyah, Yanto | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 07:00

Keributan matel dan pengendara motor di Kali Sipon, Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat 17 Oktober 2025, siang. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Media sosial kembali diramaikan dengan video yang menunjukkan dugaan aksi premanisme di jalanan Kota Tangerang.

Kali ini, keributan terjadi antara sekelompok pria yang diduga sebagai debt collector atau mata elang dengan seorang pengendara sepeda motor, Jumat 17 Oktober 2025, sekitar pukul 11.00 WIB.

Video yang beredar luas menunjukkan kejadian yang dilaporkan berlokasi di Jalan Irigasi Spion, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

 

Detik-detik Keributan

Dalam rekaman berdurasi singkat tersebut, terlihat beberapa pria beberapa di antaranya mengenakan kaus berwarna gelap dan ada pula yang berkaus merah, tengah berkerumun di pinggir jalan dekat sebuah lapak pedagang.

Awalnya, terlihat seorang pengendara motor yang mengenakan helm berwarna gelap dan jaket cokelat sedang berhadapan dengan salah satu pria yang diduga debt collector.

Suasana semakin memanas ketika beberapa pria lain ikut mendekat, terlihat adanya dorongan dan cekcok mulut yang intens. Pria pengendara motor tersebut tampak berupaya mempertahankan diri dari kerumunan.

Kejadian ini terjadi di area yang cukup ramai, tepat di pinggir jalan yang dilewati kendaraan lain, menyebabkan ketegangan di lokasi tersebut.

Dugaan kuat dari warganet, keributan ini dipicu oleh upaya penarikan paksa atau perampasan sepeda motor milik pengendara tersebut yang diduga memiliki tunggakan cicilan, sebuah modus yang kerap terjadi di wilayah Tangerang.

Sementara itu, Waka Polsek Cipondoh AKP Tasdik membenarkan peristiwa itu terjadi seorang pengendara dan pengendara sepeda motor ribut kepada matel yang berada di Kali Sipon, Kota Tangerang.

Sayangnya, ketika petugas tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), matel yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut sudah melarikan diri.

"Betul, terkait video viral masalah matel dengan pihak pengendara. Setelah kita mengecek ke lokasi, kami telusuri, (matel) tersebut sudah melarikan diri," ujarnya.

 

Bakal Sterilkan Wilayah dari Matel

Menyikapi maraknya matel yang meresahkan, kepolisian akan mengambil langkah preventif dan represif.

"Ke depannya, kita berusaha untuk patroli, di mana matel berkumpul, kita upayakan supaya wilayah kita steril dari matel," tegas Tasik.

Patroli gencar ini akan difokuskan di wilayah Cipondoh maupun Kali Sipon untuk mencegah kejadian serupa terulang dan menjaga ketertiban umum dari oknum penagih utang yang bertindak di luar batas hukum.

Meskipun bukti rekaman video telah beredar luas, pihak kepolisian menyebutkan bahwa korban kekerasan belum membuat laporan resmi ke Polsek Cipondoh.

"Kalau korban belum, Pak. Belum (melapor). Tapi karena mengingat dengan video viralnya, kita bergabung dengan Kanit Lantas, langsung merapat ke lokasi kejadian," tambahnya.

BANDARA
Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46

Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill