Connect With Us

Perbaikan 2,8 Km Jalan Pakuhaji–Sepatan Dimulai Maret, Pemkab Tangerang Kucurkan Rp7,4 Miliar

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 4 Februari 2026 | 20:50

Rapat koordinasi percepatan perbaikan Jalan Raya Pakuhaji-Sepatan di Aula Pendopo Bupati Tangerang, pada Rabu 4 Februari 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memberikan kepastian terkait kelanjutan pembangunan Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur vital tersebut akan segera dilaksanakan setelah seluruh tahapan administrasi dan lelang selesai ditempuh.

Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi percepatan perbaikan jalan yang berlangsung di Aula Pendopo Bupati Tangerang pada Rabu 4 Februari 2026.

Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa komitmen pemerintah dalam membenahi jalur tersebut sudah diwujudkan melalui pengalokasian anggaran dalam APBD Tahun 2026.

"Saat ini, proyek tersebut tengah memasuki tahapan proses lelang sesuai dengan ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah," katanya.

Ia meminta para camat di wilayah terkait untuk aktif menyosialisasikan tahapan ini kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman, mengingat pembangunan infrastruktur skala besar harus melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Sembari menunggu proses lelang rampung dan kontraktor pemenang mulai bekerja secara menyeluruh, Bupati telah menginstruksikan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) untuk melakukan langkah-langkah darurat.

Penanganan jangka pendek berupa penambalan lubang menggunakan material macadam akan segera dilakukan pada titik-titik kerusakan paling parah.

"Langkah ini diambil demi menjaga agar jalan tetap fungsional dan menjamin keselamatan para pengguna jalan yang melintas setiap harinya," ujar Maesyal.

Lebih lanjut, Maesyal juga mengajak peran serta pihak pengembang di sekitar kawasan tersebut untuk menunjukkan tanggung jawab sosial mereka.

Para pengembang diminta membantu proses penambalan jalan sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak.

Selain itu, Maesyal memberikan peringatan keras kepada para pengusaha dan pengemudi truk tambang.

Ia menekankan bahwa meskipun pemerintah mendukung iklim investasi, kepatuhan terhadap aturan tonase dan jam operasional sesuai Peraturan Bupati (Perbup) adalah harga mati, guna mencegah kerusakan jalan yang lebih kronis di masa depan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, merincikan bahwa dari total panjang Jalan Raya Pakuhaji yang mencapai lebih dari 8 kilometer, sekitar 2,8 kilometer di antaranya berada dalam kondisi rusak berat.

Untuk menangani hal tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran utama sebesar Rp7,4 miliar.

"Jika seluruh proses berjalan sesuai jadwal, penandatanganan kontrak kerja diprediksi akan terlaksana pada awal Maret 2026, yang menandai dimulainya konstruksi permanen," paparnya.

Sebagai bentuk dukungan tambahan, Pemkab Tangerang juga menyiapkan skema pergeseran dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk menangani perbaikan darurat sepanjang kurang lebih 2 kilometer secara bertahap.

Seluruh rangkaian upaya ini dilakukan sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah dalam menjaga mobilitas warga, terutama dalam menyambut peningkatan aktivitas masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.

"Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan aksesibilitas ekonomi dan kenyamanan warga di wilayah Pakuhaji dan Sepatan dapat kembali pulih sepenuhnya," tutupnya

KAB. TANGERANG
HIV Melonjak Imbas Penyimpangan Seksual, Mahasiswa Tangerang Desak Bentuk Regulasi Pencegahan LGBT

HIV Melonjak Imbas Penyimpangan Seksual, Mahasiswa Tangerang Desak Bentuk Regulasi Pencegahan LGBT

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:41

Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Tangerang mendesak agar pemerintah daerah (Pemda) dapat membuat regulasi terkait pencegahan LGBT.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

BANDARA
Sabu, Ganja dan Hashish Gagal Diselundupkan Lewat Bandara Soetta, 3 Kurir Ditangkap

Sabu, Ganja dan Hashish Gagal Diselundupkan Lewat Bandara Soetta, 3 Kurir Ditangkap

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:55

TANGERANGNEWS.com-Bea Cukai Soekarno-Hatta, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar tiga upaya penyelundupan narkotika lintas jaringan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill