Connect With Us

Tak Melulu Soal Ekonomi, Sachrudin Ingin Arah Pembangunan Kota Tangerang Juga Prioritaskan Keseimbangan Lingkungan

Fahrul Dwi Putra | Senin, 17 November 2025 | 18:33

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan arahan mengenai pentingnya keseimbangan ekologi dalam pembangunan Kota Tangerang saat membuka forum Konsultasi Publik RPPLH di Ruang Al-Amanah, Puspemkot Tangerang, Senin, 17 November 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan arah pembangunan kota ke depan tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga wajib memprioritaskan keberlanjutan lingkungan. 

Hal itu ia sampaikan saat membuka Konsultasi Publik Kajian Review Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Kota Tangerang di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin 17 November 2025.

Dalam forum yang diikuti masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan komunitas lingkungan tersebut, Sachrudin menyinggung pentingnya RPPLH sebagai instrumen pengarah pembangunan. 

“RPPLH menjadi kompas bagi kita semua agar pembangunan kota ini tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan ekologis. Lingkungan yang sehat adalah hak setiap warga, dan kewajiban kita untuk menjaganya,” ujarnya.

Sachrudin kemudian mengajak seluruh peserta untuk terlibat aktif dalam proses penyusunan dokumen. 

Menurutnya bahwa pengelolaan lingkungan tidak dapat berjalan tanpa kolaborasi lintas sektor.

“Keberhasilan pengelolaan lingkungan hidup tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak,” katanya.

Sachrudin memaparkan, sejumlah tantangan ekologis yang dihadapi Kota Tangerang, mulai dari peningkatan volume sampah hingga penurunan kualitas air dan udara. 

Oleh karena itu, evaluasi RPPLH dilaksanakan guna memastikan kebijakan yang telah berjalan benar-benar efektif, sekaligus merumuskan strategi baru yang lebih sesuai dengan kondisi terkini. 

Lebih lanjut, Sachrudin berharap agar proses konsultasi publik ini menghasilkan dokumen perencanaan lingkungan yang kuat dan dapat diimplementasikan. 

Sebagai informasi, peserta konsultasi meliputi tim penyusun dari berbagai perangkat daerah, instansi terkait, perwakilan daerah sekitar, perguruan tinggi, komunitas lingkungan, serta NGO yang bermitra dengan pemerintah daerah.

OPINI
Fenomena Sarjana Pengangguran

Fenomena Sarjana Pengangguran

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50

Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

TANGSEL
Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:28

Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill