TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tancap gas menyambut tahun 2026 dengan menyiapkan sederet Proyek Strategis Daerah (PSD).
Anggaran sebesar Rp5,53 triliun dari APBD 2026 dialokasikan untuk memuluskan program unggulan yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Yeti Rohaeti menegaskan pembangunan ini mengacu pada visi 3G (Gampang Sekolah, Gampang Kerja, dan Gampang Sembako) serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Di antaranya Pemkot Tangerang akan memprioritaskan proyek Gampang Kerja untuk membuka lapangan pekerjaan termasuk menurunkan angka pengangguran terbuka di Kota Tangerang.
"Kami menargetkan sejumlah program unggulan yang telah berjalan dengan menyediakan 20 ribu lowongan pekerjaan (loker) di tahun 2026," katanya, Kamis 8 Januari 2026.
Ada juga proyek strategis di bidang pengentasan angka pengangguran, dengan memaksimalkan 5 Balai Latihan Kerja (BLK) yang sudah dibangun di tahun sebelumnya dengan fokus mencetak tenaga kerja berdaya saing.
"Targetnya, kami bisa menyerap sekitar 5 ribu tenaga kerja dari program-program yang akan direalisasikan pada tahun ini,” tambahnya.
Kemudian, proyek strategis Gampang Sekolah dengan menargetkan program Beasiswa Tangerang Cerdas dapat menyasar 1.600 peserta didik di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pemkot Tangerang juga telah menyediakan Rp48,9 miliar untuk mendukung program Sekolah Gratis sebagai bentuk konkret memudahkan akses pendidikan di Kota Tangerang.
"Pembangunan di bidang pendidikan semisal, kami menargetkan adanya peningkatan jumlah serapan penerima manfaat program Sekolah Gratis sebanyak 9.030 siswa di tingkat SD dan 20.200 siswa di tingkat SMP sepanjang tahun ini,” ujar Yeti.
Selain itu, Pemkot Tangerang akan memprioritaskan proyek strategis Gampang Sembako untuk mendukung ketahanan pangan.
Targetnya pelaksanaan program Gampang Sembako Murah di 52 titik termasuk menyediakan cadangan pangan sebesar 597,97 ton di tahun 2026.
“Ada juga proyek strategis di bidang infrastruktur yang diprioritaskan di samping program 3G Wali dan Wakil Wali Kota, mulai dari 8 ruas jalan kota, 7 jembatan, dan sistem pengendali banjir di 30 titik lokasi yang tersebar di berbagai wilayah,” pungkasnya.