Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong
Minggu, 5 April 2026 | 14:06
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TANGERANGNEWS.com- Nama sebuah wilayah ternyata menyimpan cerita panjang tentang alam, budaya, dan kehidupan masyarakat masa lalu. Hal itulah yang diulas Burhanudin dalam bukunya Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang, yang menelusuri toponimi serta sejarah lisan sejumlah kampung, termasuk Cibodas.
Dalam bukunya, Burhanudin menjelaskan Cibodas yang saat ini menjadi salah satu kecamatan padat di Kota Tangerang dulunya merupakan kawasan agraris pada era kolonial.
Nama Cibodas sendiri disebut berasal dari bahasa Sunda, yakni “ci” atau “cai” yang berarti air, dan “bodas” yang berarti putih atau bersih. Penamaan tersebut diyakini berkaitan erat dengan kondisi alam setempat pada masa lalu.
Ia menuliskan kesaksian seorang tokoh masyarakat, Reman, 77, mengenai keberadaan sumur legendaris yang pernah menjadi sumber kehidupan warga.
“Dahulu di kampung ini ada sumur yang airnya berwarna putih seperti air cucian beras. Meskipun berwarna putih, air tersebut digunakan warga untuk mandi dan minum, bahkan dipercaya mujarab menyembuhkan berbagai penyakit. Keajaiban lain dari sumur ini adalah sifatnya yang tidak pernah kering meskipun musim kemarau panjang melanda,” tulis Burhanudin dalam bukunya.
Tak hanya membahas asal-usul nama, buku tersebut juga mengurai perbedaan antara Cibodas Gede dan Cibodas Kecil.
Perbedaan itu, menurutnya, berkaitan dengan temuan benda-benda peninggalan bersejarah di masing-masing wilayah.
“Kampung Cibodas Gede terkait peninggalan benda bersejarah yang lebih besar dan tua di area makam, sementara Cibodas Kecil memiliki arti benda peninggalan yang lebih kecil,” ungkapnya.
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TODAY TAGDirektur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo kembali menerima penghargaan Green Leadership PROPER dalam Anugerah Lingkungan PROPER 2025 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia (RI).
Hujan deras yang menguyur wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyebabkan longsor di Jalan Ciater–Rawa Macek, RW 03, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews