Connect With Us

Pemkot Tangerang Serahkan KIA untuk Anak Binaan LKS, Sachrudin: Tak Boleh Ada yang Terabaikan

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 25 Februari 2026 | 13:01

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA) secara simbolis kepada anak binaan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Tahun 2026 di Patio, Puspem Kota Tangerang, Selasa, 24 Februari 2026. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyerahkan secara simbolis Kartu Identitas Anak (KIA) kepada anak binaan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Tahun 2026. 

Kegiatan yang digelar Dinas Sosial Kota Tangerang bersama Kejaksaan Negeri Tangerang itu berlangsung di Patio, Puspem Kota Tangerang, Selasa, 24 Februari 2026.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, administrasi kependudukan merupakan hak bagi setiap anak tanpa pengecualian. Menurutnya, negara harus hadir memastikan seluruh anak tercatat secara resmi.

“KIA adalah bentuk nyata kehadiran negara. Dengan identitas yang sah, anak-anak memiliki perlindungan hukum dan kemudahan dalam mengakses berbagai layanan publik,” ujar Sachrudin.

Ia menjelaskan, dokumen kependudukan menjadi pintu awal agar anak dapat mengakses hak dasar seperti pendidikan, layanan kesehatan, dan perlindungan sosial. 

Anak-anak yang berada dalam pengasuhan LKS, lanjutnya, tetap memiliki hak yang sama sebagai warga negara dan tidak boleh tertinggal dalam sistem administrasi.

Kolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Tangerang dilakukan agar pengawasan serta memastikan proses penerbitan berjalan sesuai aturan perundang-undangan dan seluruh tahapan administrasi dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Sachrudin juga menyampaikan apresiasi kepada para pengurus dan pendamping LKS yang selama ini mendampingi anak-anak dengan penuh perhatian dan tanggung jawab.

“Melalui sinergi dan langkah konkret seperti ini, kita ingin memastikan setiap anak di Kota Tangerang tumbuh dengan rasa aman, percaya diri, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill