Connect With Us

Pemkot Perlu Gali Potensi Pajak dan Retribusi

| Rabu, 26 Oktober 2011 | 19:17

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Eddy Ham ( / )

TANGERANG-DPRD Kota Tangerang menilai potensi daerah yang ada di Kota Tangerang saat ini cukup baik untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2012, terutama sektor pajak dan retribusi. Untuk itu, Pemkot perlu menggali potensi tersebut.

 Hal tersebut diungkapkan Ketua Badan Anggaran DPRD Kota Tangerang Eddy Ham, Rabu (26/10). Menurutnya, dari total Rencana Pendapatan dan Belanja Daerah senilai Rp 1,92 miliar yang diajukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, ditargetkan PAD mencapai Rp 300 miliar lebih.

 "Apalagi sekarang ada tambahan pajak yang sebelumnya di kelola oleh Provinsi menjadi dikelola Pemkot Tangerang yakni Biaya Perolehan Hak atas Tanah Bangunan (BPHTB) dan Pajak air bawah tanah. Ini bisa menjadi tambahan PAD,” ungkapnya saat ditemui usai rapat pariurna Pengesahan Raperda Retribusi Jasa Usaha menjadi Perda, Rabu (26/10).

 Dia menjelaskan Pemerintah menargetkan PAD dari sektor pajak diantaranya, BPHTB bisa menghasilkan sebesar Rp 117 miliar, lalu pajak Restroran sebesar Rp 77,8 miliar, PJU sebesar Rp 76,065 miliar, pajak hotel Rp 18.089 miliar, pajak parir Rp 17,5 miliar, pajak Reklame Rp 16 miliar, pajak air bawah tanah sebesar Rp 5,75 miliar dan pajak hiburan Rp 3 miliar.

Selain itu juga, kata Eddy, pemerintah perlu mengambil langkah guna meningkatkan retribusi daerah yang menjadi sumber pendapatan.

“Retribusi tersebut diantaranya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebesar Rp20 miliar, retribusi terminal sebesar Rp3.180 miliar retribusi persampahan atau kebersihan sebesar Rp 3 miliar,” ungkapnya.
Dirinya berharap, RAPBD yang diusulkan sebesar Rp 1,9 triliun itu akan mengalami perubahan angka mencapai lebih dari Rp 2 triliun. “Dengan meningkatnya pendapatan, maka pelaksanakaan pembangunan di Kota Tangerang juga akan semakin bertambah," terangnya.

Menurut Eddy, pihaknya akan menuangkan RAPBD ini lebih rinci melalui Pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA). Baru RKA tersebut menjadi acuan pada masing-masing SKPD untuk melaksanakan kerja sesuai anggaran yang diusulkan. "Dalam waktu dekat kami akan lakukan pembahasan RKA tersebut melalui panitia khusus (Pansus)," tuksnya. (RAZ)

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill