Connect With Us

Tak Ada yang Mau Jadi Operator Bus Lane Tangerang

| Jumat, 28 Oktober 2011 | 13:10

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Gatot Suprijanto mencoba armada transportasi Bus Lane ( / )

TANGERANG-Proyek Bus Lane yang semula digembar-gemborkan sebagai proyek unggulan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang dan sebagai solusi dalam menyediakan jasa transportasi massal yang murah, aman serta nyaman hingga kini tidak ada kejelasannya.

Masalahnya, pihak ketiga tak ada yang mau menjadi operator Bus Lane.
Hingga akhir Oktober ini sebanyak 10 armada Bus Lane yang merupakan hibah dari pemerintah pusat masih teronggok di halaman parkir Puspemkot Tangerang.
Sejak tiba pada 12 Agustus 2011 lalu, hingga kini masih tetap terpakir di halaman Puspemkot Tangerang. "Saya ngga tau kapan beroperasinya, mungkin tahun 2012 kali, " ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Gatot Suprijanto.
 
    Ketika ditanya hambatan yang dihadapi sehingga Bus Lane hingga kini masih juga belum beroperasi, padahal fasilitas pendukung seperti halte pemberangkatan sudah mengalam kerusakan dan terlihat kumuh, Gatot mengatakan semua itu bisa dibenahi atau diperbaiki jika pengelola Bus Lane sudah jelas.
"Saat ini kami masih konsentrasi terkait tendernya, karena hingga hari ini belum ada pihak ketiga yang bersedia mengelolanya," tandasnya. (DRA)
 

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill