Connect With Us

Pasar Laris Cibodas Tampung UKM

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 30 Oktober 2011 | 18:54

Maket Pasar Laris Cibodas (tangerangnews / dira)

 

TANGERANG-Pengelola pasar modern Laris Cibodas memberikan kesempatan para usaha kecil menengah, pedagang kecil untuk mengembangkan usahanya di area pasar modern yang dibangun di atas lahan seluas 1,3 hektare di Kompleks Pertokoan Duta Mas, Taman Cibodas, Kota Tangerang itu.

 
Lebih dari 200 lapak disiapkan untuk menampung para pedagang kecil agar memiliki lahan usaha yang memadai dan terkoordinir.
 
” Sehingga mereka mampu mengembangkan sayapnya,”ujar Direktur PT Bina Berkat Bersama, Budi Kartika, pengembang pasar Laris Cibodas, usai acara tiang pancang (groud breaking), Minggu (30/10).
 
Budi mengatakan, pihaknya telah mensukseskan program pemerintah dalam membantu program usaha kecil dan menengah serta menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga disekitar pasar moderntersebut.
 

 
” Disini kami tidak hanya menargetkan dari sisi bisnis saja, tapi dari sisi kesosialan masyarakat hingga lingkungan menjadi fokus perhatian kami,”kata Budi.
 
Dari 200 lebih lapak yang tersedia di pasar tersebut, kata Budi, semuanya akan dikelola dengan sistem sewa sehingga pengelola akan melakukan penyaringan bagi pedagang yang ingin berjualan disana.
 
” Yang kami utamakan adalah benar-benar pedagang kecil atau UKM yang berjualan dilapak kami,”katanya.
 
Selain ratusan lapak, pengelola pasar juga menyediakan 46 ruko dan kios 295 unit. Menurutnya, pasar Laris Cibodas dibangun dengan konsep modern, minimalis, bersih, sehat dengan pengelolaan yang professional yang mengembangkan pembangunan yang ramah lingkungan.
 
”Ini adalah salah satu strategi kami dalam menciptakan pasar yang aman dan nyaman untuk bisa bersaing dengan retail-retail raksasa,”katanya.
 
Budi mengakatan, pasar memiliki market tersendiri sehingga tidak perlu khawatir dengan menjamurnya hypermarket, Carrefour, minimarket yang membidik target pasar yang berbeda.
 
”Pasar memiliki segmented tersendiri, dan sudah terbukti mampu bersaing dengan retail,”katanya.  
 
PT Bina Berkat Bersama menargetkan pembangunan pasar tersebut selesai dalam 12 bulan kedepan dengan nilai investasi Rp 25 Milyar.
 
Wakil Walikota Tangerang Arif R Wismansyah mendukung pembangunan  pasar dengan konsep modern, sehat dan bersih.” Karena ini adalah program dari Pemerintah Kota Tangerang yang menciptakan kehidupan masyarakat yang sehat, mandiri dan berkelanjutan,”kata Arief.
 
Arief mengatakan pembangunan pasar adalah salah satu kebutuhan pokok dalam memberikan pelayanan masyarakat serta mengembangkan ekonomi ditengah pesatnya pertumbuhan penduduk di Kota Tangerang saat ini.” Pertumbuhan penduduk di Kota Tangerang dalam satu tahun terakhir ini mengalami peningkatan 10 persen, kalau tahun lalu jumlah penduduk tercatat, 1,5 juta, saat ini meningkat 1,8 juta,”kata Arief.
 
Arief menekankan agar pengelola pasar mengembangkan pasar yang bersih dan sehat agar mampu bersaing dengan retail-retail raksasa yang bisa menjadi ancaman bagi pedagang pasar. Untuk itu, kata dia, pembangunan disemua sektor harus di ditingkatkan dan saling bersinergi. (DRA)
 

 

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill