Connect With Us

Pasar Tigaraksa & Kelapa Dua Tangerang Disemprot Disinfektan

Muhamad Heru | Senin, 23 Maret 2020 | 19:14

Tampak Petugas BPBD Kabupaten Tangerang saat melakukan Penyemprotan disinfektan di pasar Gudang Tigaraksa, Senin (23/3/2020). (@TangerangNews / Muhamad Heru)

TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menyemprot pasar Gudang Tigaraksa dan pasar modern Kelapa Dua Tangerang dengan cairan disinfektan, Senin (23/3/2020).

Pasar adalah salah satu pusat keramaian yang harus disterilkan dari COVID-19.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Bambang Sapto mengatakan, penyemprotan disinfektan juga dilakukan di tempat-tempat umum seperti swalayan, toko, gedung perkantoran, sekolah dan area umum lainnya untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona.

"Kami berupaya mencegah terjadi penularan yang lebih luas dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Kabupaten Tangerang. Karena itu kami melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa titik keramaian serta perumahan atau pemukiman yang terindikasi terpapar Covid," katanya.

Dalam kegiatan itu, BPBD dibantu Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang, terutama untuk penyemprotan dalam skala kecil (hanya menggunakan alat semprot kecil).

Ditambahkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin, setiap hari pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan di dua pasar. Jumlah pasar di Kabupaten Tangerang sekitar 20 pasar. 

"Kami lakukan penyemprotan di area yang paling banyak dikunjungi orang seperti pasar. Sehingga tadi kami sampaikan bahwa penyemprotannya di pasar, tempat-tempat umum yang lain seperti terminal, tempat ibadah, sekolah untuk memutus penyebaran Corona," katanya. (RMI/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill